55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk mengoptimalkan peran Satuan Tugas (Satgas) Debottlenecking. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengurai dan menuntaskan berbagai kendala, baik regulasi maupun operasional, yang selama ini menjadi penghambat utama realisasi investasi di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Purbaya dalam pertemuan penting dengan jajaran investor dan pimpinan korporasi asal Korea Selatan yang tergabung dalam KOCHAM Indonesia (Korean Chamber of Commerce and Industry in Indonesia).

Related Post
Dalam paparannya di hadapan perwakilan KOCHAM Indonesia pada Jumat (26/6/2026), Purbaya menjelaskan, "Kami secara intensif memperkuat koordinasi lintas instansi pemerintahan. Ini krusial untuk menyelesaikan beragam persoalan, baik yang bersifat regulasi maupun operasional, yang berpotensi mempengaruhi kelancaran pelaksanaan proyek-proyek investasi." Penekanan pada koordinasi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan menarik bagi modal asing.

Purbaya lebih lanjut memaparkan bahwa kanal pengaduan melalui Satgas Debottlenecking terbuka lebar bagi seluruh pelaku usaha, tanpa terkecuali. Ia menyayangkan apabila masih ada investor yang memilih untuk memendam kendala operasional yang mereka hadapi, ketimbang memanfaatkan jalur mediasi resmi yang telah disediakan oleh pemerintah. "Pada dasarnya, setiap pelaku usaha memiliki kesempatan untuk melaporkan masalahnya kepada Satgas Debottlenecking. Mekanisme ini dirancang untuk dapat diakses oleh semua pihak. Jika masih ada hambatan yang belum dilaporkan kepada satgas, maka peluang penyelesaiannya belum dimanfaatkan secara optimal," tegas Menteri Keuangan, seperti dikutip dari 55tv.co.id.
Guna menjamin efektivitas dan kecepatan penanganan di lapangan, Satgas Debottlenecking dilaporkan rutin menggelar rapat koordinasi teknis setiap pekan. Purbaya mengungkapkan bahwa perkembangan penanganan dan setiap keputusan yang dihasilkan oleh satgas berada di bawah pengawasan langsung Presiden Prabowo Subianto. "Setiap pekan, kami melakukan pembahasan mendalam dan penanganan berbagai persoalan yang dilaporkan oleh para investor. Permasalahan yang masuk akan kami upayakan untuk diselesaikan secepat mungkin," pungkas Purbaya, memberikan jaminan kepada para investor mengenai keseriusan pemerintah dalam memfasilitasi investasi.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar