55tv.co.id – Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kadin Anindya Bakrie baru saja menggelar pertemuan penting dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Agenda utama bukan sekadar silaturahmi, melainkan pembahasan strategi vital untuk mendongkrak kinerja ekspor nasional serta memperbaiki iklim investasi di tanah air.

Related Post
Dalam kesempatan tersebut Anindya Bakrie memperkenalkan sebuah inisiatif revolusioner berupa buku strategis bertajuk ‘We Buy from Indonesia’. Karya ini dirancang sebagai instrumen pemasaran yang ampuh untuk mendorong ekspor komoditas nonmigas dan produk-produk unggulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM Indonesia ke kancah global. Penyerahan buku ini kepada Menko Airlangga menjadi simbol kuat upaya Kadin membangun sinergi strategis antara dunia usaha dan pemangku kebijakan.

Anindya membeberkan data ekspor Indonesia yang mencapai angka fantastis sekitar 300 miliar dolar AS. Dari total tersebut sekitar 60 miliar dolar AS disumbangkan oleh komoditas primadona seperti batu bara kelapa sawit dan ferro alloy. Namun yang tak kalah menarik 240 miliar dolar AS sisanya berasal dari sektor-sektor beragam termasuk kontribusi besar dari UMKM tekstil sepatu hingga garmen. Ini menunjukkan potensi ekonomi yang luar biasa.
"Kami sangat mengharapkan masukan dan dukungan penuh dari Pak Menko Airlangga untuk buku ‘We Buy from Indonesia’ ini" ujar Anindya yang akrab disapa Anin usai pertemuan di Rumah Dinas Widya Chandra Jakarta. Ia menegaskan buku ini berfungsi ganda sebagai alat pemasaran inovatif dan sumber inspirasi untuk meningkatkan volume perdagangan Indonesia.
Lebih lanjut Anindya menjelaskan buku interaktif ini juga dilengkapi dengan integrasi teknologi digital mutakhir. Fitur ini memungkinkan pemetaan keterlibatan industri dalam negeri secara detail dalam rantai pasok global sebuah langkah maju yang krusial untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar dunia.










Tinggalkan komentar