55tv.co.id – Pergerakan harga logam mulia di pasar domestik menunjukkan tren yang stabil pada awal pekan ini. Berdasarkan pantauan terbaru, harga emas di berbagai lini produk Pegadaian, mulai dari Antam, UBS, hingga Galeri24, terpantau masih bertahan di level yang sama tanpa ada fluktuasi signifikan pada perdagangan Senin (2/11/2026).

Related Post
Kondisi harga yang stagnan ini menjadi perhatian bagi para investor maupun masyarakat umum yang tengah merencanakan investasi jangka panjang. Bagi mereka yang ingin mengamankan aset dalam bentuk logam mulia, stabilitas harga hari ini memberikan kesempatan untuk melakukan pembelian tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga yang mendadak.

Berdasarkan data resmi yang dihimpun, emas Antam masih memegang posisi harga tertinggi di antara produk lainnya. Untuk pembelian emas Antam ukuran 1 gram, harga yang dipatok berada di angka Rp2.564.000 per gram. Bagi konsumen yang menginginkan ukuran lebih kecil, tersedia emas Antam ukuran 0,5 gram dengan harga Rp1.333.000. Sementara itu, untuk investasi skala menengah, ukuran 5 gram dijual seharga Rp12.592.000 dan ukuran 10 gram dibanderol Rp25.127.000. Perlu diketahui bahwa produk Antam di Pegadaian memiliki variasi ukuran yang sangat lengkap, mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram.
Bergeser ke produk Galeri24, harga yang ditawarkan cenderung lebih kompetitif. Emas Galeri24 ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.282.000. Untuk ukuran 5 gram, harganya mencapai Rp11.978.000, sedangkan untuk ukuran 10 gram dipatok sebesar Rp23.894.000. Galeri24 menawarkan fleksibilitas bagi investor besar karena menyediakan pilihan ukuran emas mulai dari 0,5 gram hingga mencapai 1.000 gram atau 1 kilogram.
Sementara itu, emas UBS juga menunjukkan stabilitas yang serupa. Untuk ukuran 0,5 gram, emas UBS dijual seharga Rp1.333.000. Jika Anda berencana membeli dalam jumlah lebih banyak, emas UBS ukuran 5 gram dibanderol Rp12.097.000 dan ukuran 10 gram berada di angka Rp24.064.000. Produk UBS ini tersedia dalam berbagai pilihan berat, mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram.
Secara keseluruhan, meskipun harga saat ini belum menunjukkan kenaikan tajam, emas tetap menjadi instrumen investasi yang paling diminati masyarakat sebagai alat lindung nilai (hedging) terhadap inflasi. Para calon pembeli disarankan untuk terus memantau perkembangan harga pasar global, karena fluktuasi harga emas dunia seringkali menjadi faktor penentu utama pergerakan harga emas di dalam negeri.










Tinggalkan komentar