
Artikel Berita:

Related Post
55 NEWS – Kabar kurang menggembirakan bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pemerintah tampaknya belum berencana menaikkan gaji PNS pada tahun 2026 mendatang. Hal ini dikarenakan fokus pengelolaan anggaran dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 akan lebih diarahkan pada delapan agenda prioritas nasional.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa kenaikan gaji PNS membutuhkan ruang fiskal yang memadai. Sayangnya, saat ini pemerintah belum memiliki ruang fiskal yang cukup untuk merealisasikan kenaikan gaji PNS di tahun 2026. Ruang fiskal sendiri merupakan kemampuan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran untuk program dan kebijakan baru tanpa mengganggu stabilitas keuangan negara.
Berikut adalah beberapa fakta terkait tidak adanya kenaikan gaji PNS di tahun 2026:
-
Sri Mulyani: Ruang Fiskal Terbatas: Menkeu Sri Mulyani secara tegas menyatakan bahwa pemerintah belum memiliki ruang fiskal yang memungkinkan untuk menaikkan gaji PNS di tahun 2026. "Untuk gaji, kita juga akan melihat fiscal space 2026 yang tadi mayoritas diisi program-program prioritas nasional," ujarnya saat Konferensi Pers RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Kantor DJP, Jakarta Selatan, Jumat (15/8/2025).
-
Tidak Disinggung Presiden Prabowo: Dalam pidato penyampaian RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Sidang Paripurna DPR RI, Presiden Prabowo Subianto juga tidak menyinggung soal kenaikan gaji PNS. Presiden Prabowo lebih menekankan pada delapan agenda prioritas dalam RAPBN 2026, seperti bidang pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian kerakyatan.
Adapun total belanja negara yang direncanakan dalam RAPBN 2026 mencapai Rp3.786,5 triliun. Sementara itu, target penerimaan negara sebesar Rp3.147 triliun, sehingga defisit APBN diperkirakan mencapai Rp638,8 triliun atau 2,48% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kondisi ini semakin memperkuat indikasi bahwa kenaikan gaji PNS di tahun 2026 belum menjadi prioritas utama pemerintah.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar