Dolar AS Goyang! Rupiah Berani Melawan Arus Pelemahan Asia, Sinyal Apa Ini untuk Investor?

55 NEWS – Jakarta – Mata uang Garuda menunjukkan performa positif di sesi pembukaan perdagangan hari ini, berhasil menguat tipis terhadap dominasi dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah tercatat dibuka pada level Rp17.280 per dolar AS, memberikan sedikit angin segar bagi pasar domestik di tengah dinamika global yang penuh tantangan.

COLLABMEDIANET

Apresiasi ini, meski terbilang moderat, menandai kenaikan sebesar 0,03 persen. Angka tersebut merupakan perbaikan dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di kisaran Rp17.286 per dolar AS, menunjukkan adanya sentimen positif yang menopang pergerakan mata uang lokal pada Jumat, 24 April 2026, pukul 10:14 WIB.

Dolar AS Goyang! Rupiah Berani Melawan Arus Pelemahan Asia, Sinyal Apa Ini untuk Investor?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Namun, gambaran di pasar valuta asing regional Asia justru menampilkan dinamika yang bervariasi, dengan kecenderungan dominan ke arah pelemahan. Hingga pukul 09.15 WIB, sejumlah mata uang utama Asia terpantau tertekan. Peso Filipina mengalami koreksi paling signifikan, anjlok 0,35 persen. Diikuti oleh ringgit Malaysia yang merosot 0,16 persen, serta won Korea Selatan yang turut melemah 0,11 persen terhadap greenback.

Tekanan depresiasi juga melanda yuan China dengan penurunan 0,07 persen. Sementara itu, yen Jepang terkikis 0,03 persen, dan dolar Hong Kong menunjukkan pelemahan marginal sebesar 0,02 persen. Ini mengindikasikan adanya sentimen kehati-hatian yang melingkupi sebagian besar pasar Asia akibat faktor-faktor eksternal maupun internal.

Kontras dengan tren mayoritas, beberapa mata uang di kawasan ini justru berhasil mencetak penguatan. Baht Thailand menjadi yang paling perkasa, melesat 0,12 persen. Dolar Taiwan juga turut menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan 0,09 persen, disusul dolar Singapura yang menguat tipis 0,02 persen, sama-sama berhasil mengungguli dolar AS. Fluktuasi ini mencerminkan kompleksitas sentimen pasar global dan regional yang terus berinteraksi.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar