Dampak Mengejutkan Tabrakan KRL: Whoosh dan LRT Mendadak Jadi Primadona, Angka Penumpang Meroket Drastis!

55 NEWS – Jakarta diguncang insiden tragis yang melibatkan KRL dan Kereta Api jarak jauh Argo Bromo Anggrek pada Senin malam. Namun, di tengah peristiwa yang memilukan tersebut, sektor transportasi lain justru mencatat tren positif yang signifikan. Data terbaru menunjukkan adanya lonjakan penumpang pada layanan Kereta Cepat Whoosh dan LRT Jabodebek pasca-kejadian tersebut, mengindikasikan pergeseran preferensi moda transportasi masyarakat dalam mencari alternatif yang efisien dan aman.

COLLABMEDIANET

Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, mengungkapkan bahwa okupansi Kereta Cepat Whoosh mengalami kenaikan sekitar 10 persen jika dibandingkan dengan hari Selasa di pekan sebelumnya. Realisasi jumlah penumpang Whoosh hingga pertengahan hari telah mencapai kisaran 370 hingga 400 orang. Angka ini menunjukkan respons cepat pasar terhadap insiden yang terjadi di jalur kereta api konvensional.

Dampak Mengejutkan Tabrakan KRL: Whoosh dan LRT Mendadak Jadi Primadona, Angka Penumpang Meroket Drastis!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menurut Eva, jumlah tersebut merepresentasikan tingkat okupansi harian sekitar 65 persen. Angka ini mencerminkan peningkatan substansial sekitar 15 persen jika dibandingkan dengan rata-rata okupansi pada periode keberangkatan di pekan sebelumnya, menandakan adanya preferensi baru dari para komuter. "Jika kita bandingkan dengan hari Selasa pekan lalu, memang untuk hari ini kami mencatat okupansi per kereta mencapai sekitar 65 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dari biasanya yang hanya berkisar antara 45 hingga 50 persen," jelas Eva saat diwawancarai di Stasiun Halim pada hari Selasa.

Tidak hanya Whoosh, LRT Jabodebek juga merasakan dampak positif ini. Berdasarkan data operasional hingga pukul 16.30 WIB pada hari Selasa, tercatat sebanyak 9.023 pengguna berangkat dari Stasiun Jatimulya. Angka ini menandai lonjakan signifikan sebesar 45 persen dibandingkan hari Senin, di mana jumlah pengguna yang tercatat adalah 6.224 orang. Peningkatan ini menunjukkan bahwa masyarakat mencari alternatif transportasi yang efisien dan aman pasca-insiden di jalur kereta api, menjadikan Whoosh dan LRT sebagai pilihan utama yang diandalkan.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar