Jasa Marga ‘Suntik Mati’ Lubang Jalan Tol! Strategi Preventif JSMR Jelang Libur Sekolah Ungkap Kesiapan Luar Biasa, Pengguna Jalan Wajib Tahu Detailnya!

Jasa Marga 'Suntik Mati' Lubang Jalan Tol! Strategi Preventif JSMR Jelang Libur Sekolah Ungkap Kesiapan Luar Biasa, Pengguna Jalan Wajib Tahu Detailnya!

55 NEWS – Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) tengah menggeber program preservasi jalan tol secara komprehensif, mencakup tindakan rutin dan preventif, di seluruh jaringan tol yang berada di bawah pengelolaannya. Langkah strategis ini diambil sebagai antisipasi proaktif terhadap potensi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi akan terjadi selama periode libur sekolah mendatang.

COLLABMEDIANET

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menegaskan bahwa komitmen terhadap pemeliharaan infrastruktur jalan tol secara konsisten adalah pilar fundamental untuk menghadirkan layanan yang tidak hanya andal, tetapi juga berkelanjutan bagi masyarakat. Menurut Rivan, preservasi jalan secara berkala menjadi krusial untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan. Ia menjelaskan, degradasi kondisi perkerasan jalan seringkali dipicu oleh berbagai faktor eksternal yang tidak terhindarkan, mulai dari intensitas curah hujan yang tinggi hingga tekanan berat dari kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang melintas.

Jasa Marga 'Suntik Mati' Lubang Jalan Tol! Strategi Preventif JSMR Jelang Libur Sekolah Ungkap Kesiapan Luar Biasa, Pengguna Jalan Wajib Tahu Detailnya!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

“Dengan implementasi program preservasi jalan yang terstruktur dan terencana matang, kami berupaya keras untuk menjaga kualitas jalan tol tetap dalam kondisi optimal. Harapannya, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman, khususnya menjelang periode libur sekolah yang akan datang,” ungkap Rivan dalam keterangan resminya kepada 55tv.co.id di Jakarta.

Melalui lengan operasionalnya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), Jasa Marga mengorkestrasi berbagai inisiatif preservasi rutin. Ini meliputi serangkaian pekerjaan vital seperti peningkatan kapasitas di gerbang-gerbang tol, instalasi dan pembangunan Median Concrete Barrier (MCB) untuk keselamatan, renovasi menyeluruh pada gerbang dan plaza tol, pelaksanaan Scrapping, Filling, and Overlay (SFO) untuk perbaikan struktur, serta kegiatan penambalan dan pemeliharaan intensif pada permukaan jalan tol.

Tidak berhenti pada preservasi rutin, perseroan juga menempatkan prioritas tinggi pada strategi preventif. Pendekatan ini dirancang untuk secara signifikan memperpanjang masa pakai infrastruktur jalan tol dan secara proaktif mencegah pembentukan lubang (pothole) sejak tahap awal. Jasa Marga menargetkan setiap potensi kerusakan dapat tertangani dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam setelah teridentifikasi, sebuah komitmen yang didukung penuh oleh kesiapsiagaan petugas operasional selama 24 jam penuh di seluruh jaringan tol Jasa Marga Group.

Pada bulan Juni ini, Jasa Marga gencar melancarkan operasi preservasi di beberapa ruas tol strategis. Di antaranya adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Jalan Tol Jakarta-Tangerang (Janger), Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi), serta Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya berkelanjutan perseroan untuk mempertahankan kualitas perkerasan jalan dan menjamin infrastruktur tetap dalam kondisi prima, esensial untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya menjelang puncak arus libur sekolah.

“Akurasi dan kecepatan dalam identifikasi potensi kerusakan di lapangan juga secara signifikan ditopang oleh adopsi dan implementasi teknologi modern,” pungkas Rivan, menggarisbawahi peran inovasi dalam efisiensi operasional Jasa Marga.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar