55 NEWS – PT Blue Bird Tbk (BIRD) memberikan kabar gembira bagi para investornya. Setelah mencatatkan kinerja keuangan yang sangat solid sepanjang tahun 2025, perusahaan taksi terkemuka ini memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp166 per saham. Keputusan ini merupakan bentuk apresiasi atas dukungan pemegang saham serta cerminan dari pertumbuhan pendapatan tertinggi sejak penawaran umum perdana (IPO).

Related Post
Pengumuman penting ini disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Kamis, 18 Juni 2026. Dalam rapat yang dipimpin oleh Komisaris Utama PT Blue Bird Tbk, Bayu Djokosoetono, disepakati bahwa total dividen yang dibagikan mencapai 65,3% dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk untuk tahun buku 2025. Dividen tersebut akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 30 Juni 2026, dengan jadwal pembayaran pada 10 Juli 2026.

Bayu Djokosoetono, dalam keterangannya yang diterima 55tv.co.id pada Jumat (19/6/2026), menegaskan bahwa Dewan Komisaris melihat kemampuan Perseroan dalam menjaga performa keuangan yang sehat. Selain itu, disiplin dalam menjalankan strategi jangka panjang juga menjadi kunci. "Konsistensi ini adalah fondasi krusial bagi Blue Bird untuk terus menciptakan nilai, tidak hanya bagi pemegang saham, tetapi juga bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
Senada dengan Bayu, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, menyoroti bahwa pencapaian gemilang di tahun 2025 merupakan bukti nyata komitmen Blue Bird dalam meningkatkan kualitas layanan dan mengembangkan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan pasar. "Fokus pada inovasi, optimalisasi teknologi, serta ekspansi kapasitas operasional akan terus menjadi motor penggerak pertumbuhan Perseroan dan memperkuat pondasi bisnis kami untuk jangka panjang," jelas Adrianto.
Kinerja cemerlang Blue Bird di tahun 2025 memang patut diacungi jempol. Perseroan berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp5,7 triliun. Angka ini melonjak 13% dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menandai rekor pendapatan tertinggi yang pernah dicapai Blue Bird sejak pertama kali melantai di bursa saham melalui IPO.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar