Ekonomi Indonesia Bakal Melaju Kencang

Ekonomi Indonesia Bakal Melaju Kencang

55tv.co.id – Kabar baik datang dari sektor ekonomi nasional yang diprediksi akan menunjukkan performa gemilang pada paruh kedua tahun 2026. Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, menyatakan optimisme tinggi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu menembus angka di atas 5,5 persen pada semester kedua tahun ini. Keyakinan ini muncul di tengah situasi dunia yang masih dibayangi oleh berbagai ketidakpastian geopolitik yang fluktuatif.

COLLABMEDIANET

Dalam keterangannya saat menghadiri konferensi pers di kantor Bank Indonesia, Jakarta, pada Kamis (24/9/2026), Suahasil menjelaskan bahwa proyeksi positif ini didasarkan pada pengamatan mendalam terhadap indikator ekonomi domestik. Menurutnya, meskipun kondisi global sedang tidak menentu, mesin ekonomi dalam negeri tetap bekerja dengan sangat kuat.

Ekonomi Indonesia Bakal Melaju Kencang
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Proyeksi pertumbuhan kita menunjukkan tren positif. Saya yakin pada kuartal ketiga dan keempat, atau di setengah tahun kedua ini, kita masih bisa mencatatkan pertumbuhan di atas 5,5 persen. Angka ini merupakan pencapaian yang sangat baik bagi stabilitas ekonomi kita," ujar Suahasil di hadapan awak media.

Lebih lanjut, Suahasil mengungkapkan bahwa pemerintah tidak hanya terpaku pada angka tersebut. Dalam visi jangka panjangnya, pemerintah tetap mematok target ambisius untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi hingga menyentuh level 6 persen. Namun, ia menekankan bahwa pencapaian target tersebut harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian, terutama dengan terus memantau dinamika pasar internasional serta pergerakan aktivitas ekonomi di dalam negeri.

"Aspirasi kita memang menuju angka 6 persen. Namun, mengingat kondisi dunia yang sedang tidak menentu seperti sekarang, kita harus tetap jeli melihat bagaimana gerak ekonomi Indonesia merespons tantangan tersebut," tambahnya.

Ketangguhan atau resiliensi ekonomi Indonesia saat ini dinilai sangat solid. Suahasil memaparkan beberapa indikator fundamental yang menjadi bukti nyata kekuatan ekonomi nasional. Salah satu poin krusial adalah angka inflasi yang terjaga dengan sangat stabil di level 3,19 persen. Pengendalian harga yang baik ini menjadi fondasi penting bagi daya beli masyarakat.

Selain itu, performa ekonomi pada semester pertama tahun 2026 juga menunjukkan hasil yang memuaskan dengan pertumbuhan mencapai 5,45 persen. Tak hanya dari sisi konsumsi dan produksi, sektor perbankan juga memberikan kontribusi positif melalui laju penyaluran kredit yang ekspansif, yakni berada di kisaran 13 persen.

"Indikator-indikator seperti inflasi yang terkendali, pertumbuhan kuartal pertama yang kuat, serta pertumbuhan kredit yang terus naik adalah bukti bahwa fundamental ekonomi kita sangat resilien. Ini adalah modal besar bagi kita untuk menghadapi tantangan global ke depan," pungkas Suahasil.

Dengan kombinasi antara kebijakan fiskal yang disiplin dan stabilitas moneter yang terjaga, pemerintah berharap momentum pertumbuhan ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun, sekaligus memberikan bantalan yang kuat bagi masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar