55tv.co.id – Gempa bumi yang baru-baru ini mengguncang Nusa Tenggara Timur NTT memicu respons cepat dari Menteri Pertanian Mentan Andi Amran Sulaiman. Tanpa menunda Amran segera menginstruksikan Perum Bulog untuk menyiapkan bantuan pangan darurat. Langkah sigap ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.

Related Post
Total bantuan beras yang digelontorkan untuk empat kabupaten di NTT mencapai 5.386 ton. Nilai fantastis bantuan ini diperkirakan menyentuh angka Rp75,4 miliar. Amran menegaskan dalam situasi darurat seperti ini negara harus hadir dan bergerak cepat memastikan distribusi pangan lancar bagi warga yang membutuhkan.

Bantuan masif ini menyasar empat kabupaten utama yaitu Manggarai Manggarai Timur Ngada dan Sikka. Secara khusus 20035 ton beras disiapkan sebagai bantuan kebencanaan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak langsung. Sisanya merupakan bantuan pangan reguler yang turut memperkuat ketersediaan stok di wilayah tersebut.
Untuk Kabupaten Manggarai total 183063 ton beras digelontorkan termasuk 3163 ton bantuan bencana. Kabupaten Manggarai Timur menerima 1814 ton dengan 153 ton di antaranya dialokasikan untuk penanganan darurat. Sementara itu Kabupaten Ngada mendapat 45227 ton dan Kabupaten Sikka kebagian 128824 ton yang juga mencakup alokasi khusus kebencanaan.
Amran yang juga menjabat Kepala Badan Pangan Nasional Bapanas menekankan pentingnya koordinasi erat dengan Perum Bulog dan pemerintah daerah. Tujuannya agar bantuan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan termasuk area yang sulit diakses akibat dampak gempa.
Prioritas utama kami adalah masyarakat tegas Amran. Bantuan harus sampai kepada mereka yang kehilangan tempat tinggal mengalami keterbatasan akses atau berada di wilayah terdampak langsung. Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan ketersediaan dan distribusi pangan tetap aman dan lancar.










Tinggalkan komentar