Ancaman Inflasi Baru Terkuak Begini Kata Tito

Ancaman Inflasi Baru Terkuak Begini Kata Tito

55tv.co.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian baru-baru ini menyambangi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membawa laporan penting mengenai dinamika inflasi nasional. Meskipun secara umum angka inflasi tahunan masih dalam batas aman, ada sinyal peringatan dari kenaikan harga komoditas tertentu yang patut diwaspadai.

COLLABMEDIANET

Tito Karnavian menjelaskan bahwa laju inflasi secara tahunan berada di angka 3,34 persen. Angka ini relatif stabil dan masih di bawah target maksimal nasional yang ditetapkan sebesar 3,5 persen. Situasi ini menunjukkan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi membuahkan hasil positif.

Ancaman Inflasi Baru Terkuak Begini Kata Tito
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Namun ada sisi lain yang perlu dicermati. Secara bulanan, terjadi peningkatan inflasi sebesar 0,44 persen. Lonjakan ini utamanya dipicu oleh sektor transportasi, khususnya angkutan udara. Peningkatan mobilitas masyarakat selama periode liburan sekolah menjadi faktor dominan di balik kenaikan tarif tersebut.

Selain sektor transportasi, beberapa bahan pangan pokok juga turut menyumbang tekanan inflasi. Komoditas seperti bawang putih, minyak goreng, dan beras menunjukkan tren kenaikan harga yang signifikan. Fenomena ini menjadi perhatian serius pemerintah mengingat dampaknya langsung terhadap daya beli masyarakat.

Menanggapi kondisi ini Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Berbagai langkah koordinasi sedang digencarkan untuk menekan laju kenaikan harga komoditas yang menjadi biang kerok inflasi bulanan. Harapannya penurunan harga bahan bakar jenis bensin pada Juli lalu dapat sedikit meredakan tekanan. Namun untuk komoditas pangan seperti bawang putih dan minyak goreng diperlukan sinergi yang lebih mendalam antar kementerian terkait terutama dengan Kementerian Perdagangan demi menjaga ketersediaan dan stabilitas harga.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar