55tv.co.id – Gejolak di sebagian wilayah Belitung masih berlanjut membuat operasional pertambangan belum sepenuhnya pulih. Menanggapi situasi yang memanas ini PT Timah Persero Tbk akhirnya buka suara terkait aksi masyarakat di Kabupaten Belitung Timur yang menimbulkan gangguan signifikan.

Related Post
Ruddy Nursalam Sekretaris Perusahaan PT Timah Persero Tbk menjelaskan pihaknya sangat memahami bahwa denyut nadi pertambangan timah memiliki kaitan erat dengan kehidupan sosial dan ekonomi warga di area operasional. Oleh karena itu ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka serta dialog konstruktif sebagai jembatan untuk mencari jalan keluar atas dinamika yang berkembang.

"Kami menghormati setiap aspirasi yang disuarakan masyarakat. Bagi kami dialog adalah kunci utama membangun pemahaman bersama dan menjaga suasana kondusif di lapangan" ujar Ruddy dalam keterangan resminya pada Sabtu 8 Agustus 2026. Ia juga menyayangkan insiden perusakan yang mengakibatkan kerugian bagi banyak pihak. Perusahaan berkomitmen terus berkoordinasi mencari solusi terbaik demi kepentingan semua pihak sesuai regulasi yang berlaku.
Sebagai langkah antisipasi dan penanganan PT Timah telah mengaktifkan Rencana Tanggap Darurat atau Emergency Response Plan. Prosedur ini diterapkan menyikapi kondisi darurat tak terduga yang terjadi. Serangkaian tindakan meliputi evakuasi personel pengamanan lokasi bersama aparat berwenang serta upaya pemulihan bertahap telah dilakukan demi menjamin keselamatan pekerja dan keamanan aset perusahaan.
PT Timah memastikan seluruh karyawannya berada dalam kondisi aman dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.








Tinggalkan komentar