Ekonomi RI Melambat Ini Penyelamatnya

Ekonomi RI Melambat Ini Penyelamatnya

55tv.co.id – Geliat ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tahun ini menunjukkan perlambatan tipis namun tetap perkasa. Angka pertumbuhan 5,3 persen secara tahunan (yoy) di periode April-Juni 2026 berhasil melampaui ekspektasi pasar dan proyeksi awal, meski sedikit melambat dibandingkan capaian 5,6 persen di kuartal sebelumnya. Secara kuartalan, produk domestik bruto (PDB) tumbuh 3,7 persen.

COLLABMEDIANET

Menurut Ekonom Bank Danamon Indonesia Hosianna Evalita Situmorang data ini mengonfirmasi ketahanan permintaan domestik yang ditopang dukungan fiskal. Namun ia juga mencatat bahwa daya dorong pertumbuhan yang sangat kuat di awal tahun kini mulai kembali ke level normal.

Ekonomi RI Melambat Ini Penyelamatnya
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua dibanding kuartal pertama 2026 sebagian besar disebabkan oleh normalisasi belanja rumah tangga dan pengeluaran pemerintah. Kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap PDB menurun menjadi 2,67 poin persentase dari sebelumnya 2,95 poin persentase. Hal ini seiring dengan meredanya euforia aktivitas pasca-Ramadan dan Lebaran yang sebelumnya menggenjot sektor mobilitas transportasi restoran dan perhotelan pada kuartal pertama.

Tak hanya rumah tangga konsumsi pemerintah juga mengalami penurunan kontribusi dari 1,26 poin persentase menjadi 1,07 poin persentase. Penurunan ini sudah terantisipasi mengingat adanya akselerasi realisasi belanja pegawai pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) serta pengeluaran terkait program prioritas nasional termasuk peluncuran awal program makan bergizi gratis yang masif pada kuartal pertama 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat belanja pemerintah yang sempat melonjak 21,8 persen (yoy) di kuartal pertama melambat menjadi 15,8 persen (yoy) di kuartal kedua.

Di tengah melambatnya konsumsi investasi muncul sebagai penopang utama yang menahan dampak negatif tersebut. Kontribusi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi menunjukkan peningkatan signifikan mencapai 2,06 poin persentase pada kuartal kedua 2026. Angka ini lebih tinggi dibanding 1,79 poin persentase yang tercatat pada kuartal pertama 2026. Dengan demikian investasi menjadi kunci yang menjaga laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil dan diperkirakan menyentuh 5,2 persen untuk keseluruhan tahun 2026.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar