55tv.co.id – Pemerintah Indonesia kini tengah ngebut merealisasikan pembangunan lebih dari 13 ribu titik pusat layanan gizi atau dapur program Makan Bergizi Gratis MBG yang akan segera beroperasi secara bertahap di berbagai wilayah. Fokus utama proyek vital ini diarahkan ke daerah dengan tingkat stunting yang masih tinggi seperti Papua Pegunungan Papua dan Nusa Tenggara Timur NTT.

Related Post
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas menjelaskan bahwa dari total belasan ribu lokasi yang disiapkan pemerintah pembagian penyelesaiannya dibagi menjadi dua fase berdasarkan tingkat kebutuhan mendesak di setiap daerah.

"Kami membaginya menjadi dua kategori untuk wilayah tertinggal dengan angka stunting yang mengkhawatirkan seperti Papua Pegunungan dan NTT target penyelesaiannya diharapkan rampung dalam satu bulan ke depan" ungkap Zulhas dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada Rabu 29 Juli 2026. "Sementara itu sebagian besar lokasi lainnya yang tersebar di Sumatera dan Jawa akan membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk diselesaikan" tambahnya.
Zulhas berharap keputusan ini dapat memberikan kejelasan penuh kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan pusat layanan gizi tersebut sehingga tidak ada lagi potensi unjuk rasa atau penolakan terkait kelanjutan proyek.
"Jadi bagi rekan-rekan yang berkecimpung di bidang ini setelah pengumuman ini diharapkan dapat memahami secara menyeluruh sehingga tidak perlu lagi melakukan aksi protes. Daerah yang sangat membutuhkan akan diprioritaskan selesai dalam satu bulan sedangkan sisanya dalam dua bulan. Bentuk penyelesaian detailnya nanti akan kami jelaskan lebih lanjut" tegasnya.










Tinggalkan komentar