Bocoran Eksklusif! Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Kemenkeu Bakal Jadi Pemilik Baru? Simak Detailnya!

55 NEWS – Kabar penting datang dari proyek strategis nasional, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh. Proses restrukturisasi utang yang membelit proyek ambisius ini dikabarkan telah tuntas dan siap diumumkan kepada publik dalam waktu dekat. Bahkan, sebuah opsi krusial tengah mencuat: potensi pengambilalihan pengelolaan Whoosh oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Informasi ini mencuat setelah serangkaian pembahasan intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

COLLABMEDIANET

Dony Oskaria, Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, mengonfirmasi rampungnya restrukturisasi utang Whoosh. Menurut Dony, seluruh kajian terkait konsolidasi finansial ini telah diselesaikan, dan kesepakatan final telah tercapai. "Proyek Whoosh akan segera selesai dengan Pak Menkeu. Insyaallah dalam satu atau dua minggu ke depan, kami akan bertemu dengan teman-teman wartawan bersama Pak Menkeu untuk menyampaikan penyelesaian Whoosh yang sudah final," ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, seperti dilansir 55tv.co.id pada Selasa, 7 April 2026.

Bocoran Eksklusif! Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Kemenkeu Bakal Jadi Pemilik Baru? Simak Detailnya!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dony menambahkan, tahap selanjutnya hanyalah proses formalitas, seperti penandatanganan dokumen-dokumen terkait, yang nantinya juga akan diinformasikan secara transparan kepada publik. "Tadi saya berdiskusi dengan Pak Menkeu. Sudah ada kesepakatannya. Semua kajian sudah selesai. Tinggal proses formalnya, ada penandatanganan dan sebagainya, yang nanti teman-teman wartawan akan diundang," jelasnya.

Pemerintah, melalui pernyataan Dony, menegaskan fokus pada penyelesaian masalah secara komprehensif. Pendekatan ini tidak lagi memperdebatkan penyebab masa lalu, melainkan diarahkan untuk memperbaiki kesehatan finansial perusahaan BUMN yang terlibat serta memperkuat tata kelola perusahaan di masa mendatang. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan keberlanjutan operasional Whoosh dengan fondasi yang lebih kokoh, sekaligus mitigasi risiko fiskal di kemudian hari.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa turut membenarkan bahwa keputusan terkait restrukturisasi utang Whoosh telah ditetapkan. Namun, Purbaya belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengingat kompleksitas dan keterlibatan berbagai pihak dalam kesepakatan tersebut. "Pokoknya sudah putus, sudah selesai. Cuma tinggal formalitasnya. Tapi kan saya belum bisa umumin karena bukan saya sendiri yang terlibat. Nanti akan diumumkan, tapi sudah clear itu seperti apa nanti pengelolaannya," kata Purbaya.

Purbaya memastikan bahwa seluruh keputusan telah final dan hanya menunggu waktu yang tepat untuk disampaikan kepada publik. Pernyataan ini mengindikasikan adanya skema pengelolaan baru yang akan diterapkan, termasuk kemungkinan opsi pengambilalihan oleh Kemenkeu sebagai bagian dari solusi jangka panjang untuk menjaga stabilitas dan efisiensi operasional Kereta Cepat Whoosh. Perkembangan ini tentu menjadi sorotan utama bagi para pengamat ekonomi dan investor, mengingat implikasinya terhadap anggaran negara dan masa depan proyek infrastruktur strategis ini.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar