55 NEWS – PT PP (Persero) Tbk (PTPP), salah satu raksasa konstruksi dan investasi nasional di bawah payung Danantara Indonesia, kembali menorehkan pencapaian signifikan dalam portofolio proyeknya. Kali ini, Perseroan berhasil mengamankan mandat pembangunan infrastruktur vital, yakni Jembatan Pulau Laut yang berlokasi strategis di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Proyek ini diproyeksikan menjadi tulang punggung baru bagi konektivitas dan geliat ekonomi regional.

Related Post
Dalam eksekusinya, PTPP akan berperan sebagai kontraktor utama (lead contractor) dengan kepemilikan saham 50 persen dalam skema Joint Operation (JO). Ini merupakan bagian integral dari program pembangunan multi-tahun yang direncanakan berlangsung antara 2026 hingga 2028, dirancang khusus untuk memperkuat jalinan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan, membuka simpul-simpul ekonomi yang selama ini terisolasi.

Seremoni penandatanganan kontrak proyek monumental ini telah dilangsungkan pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah dan perwakilan PTPP, menandakan komitmen kuat dari berbagai pihak. Kepala Dinas PUPR Kalimantan Selatan, M. Yasin Toyib, secara resmi menandatangani kesepakatan bersama pihak penyedia jasa. Turut menyaksikan momen penting ini adalah Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Ketua DPRD Kalimantan Selatan H. Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, serta para Bupati dari Tanah Bumbu dan Kotabaru. Dari pihak PTPP, Direktur Operasi Bidang Infrastruktur, Yul Ari Pramuraharjo, turut hadir menegaskan kesiapan Perseroan.
Proyek multi-tahun ini dirancang dengan periode konstruksi yang ambisius, yakni selama 1.005 hari kalender, diikuti dengan masa pemeliharaan sepanjang 730 hari kalender. Keberhasilan PTPP dalam mengamankan proyek ini bukan hanya sekadar penambahan angka pada portofolio, melainkan juga sebuah validasi atas kapabilitas dan keahlian Perseroan sebagai kontraktor utama dalam proyek-proyek infrastruktur berskala masif, khususnya yang berfokus pada peningkatan konektivitas regional.
Secara holistik, Jembatan Pulau Laut bukan sekadar struktur fisik, melainkan sebuah inisiatif strategis yang didukung oleh konsorsium pembiayaan dari berbagai entitas. Berlokasi di Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, jembatan ini diproyeksikan menjadi katalisator utama dalam meningkatkan aksesibilitas krusial antara daratan Pulau Kalimantan dan Pulau Laut. Kehadirannya diharapkan mampu mengoptimalkan rantai distribusi logistik, memangkas waktu tempuh dan biaya, serta secara signifikan meningkatkan mobilitas warga. Pada akhirnya, infrastruktur vital ini akan menjadi pendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi di seluruh kawasan, dengan fokus utama pada Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru, membuka peluang investasi dan pengembangan sektor-sektor produktif, seperti dikutip dari 55tv.co.id.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar