55tv.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat bicara terkait isu pemangkasan anggaran untuk Program Makan Bergizi (MBG). Kabar mengenai penyesuaian dana ini mencuat setelah Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan langkah efisiensi yang berpotensi mengurangi alokasi program vital tersebut.

Related Post
Purbaya membenarkan adanya kemungkinan penurunan anggaran, namun ia menegaskan belum bisa merinci angka pasti dari pemotongan tersebut. Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas, Purbaya dijadwalkan akan segera bertemu langsung dengan pimpinan BGN dalam waktu dekat. "Saya akan bertemu Ketua MBG minggu-minggu ini untuk melihat seperti apa strategi mereka tahun ini. Namun, yang jelas ada kemungkinan penurunan," ungkap Purbaya saat ditemui di Istana Kepresidenan, Senin (20/7/2026).

Sebelumnya, Purbaya sempat mengimbau masyarakat untuk bersabar menantikan pengumuman resmi dari BGN terkait estimasi detail pemangkasan anggaran MBG tahun ini.
Desas-desus di publik menyebutkan bahwa alokasi awal MBG yang mencapai Rp335 triliun sempat direvisi menjadi Rp268 triliun, dengan potensi pemotongan tambahan hingga Rp40 triliun. Menanggapi angka-angka spekulatif ini, Purbaya memilih untuk tidak membahas lebih jauh. Ia menekankan bahwa inisiatif efisiensi tersebut murni berasal dari internal lembaga pengelola program itu sendiri.
"Mungkin saja (sekitar Rp40 triliun). Lebih baik tanyakan langsung kepada BGN, mereka yang lebih memahami. Pemotongannya nanti akan signifikan, tapi perlu diingat, bukan saya yang mengusulkan, melainkan Kepala BGN sendiri," tegas Purbaya dalam sebuah konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jumat (26/6/2026).










Tinggalkan komentar