55tv.co.id – Upaya memperkuat struktur ekonomi di tingkat daerah kini menjadi fokus utama guna memastikan stabilitas finansial masyarakat di akar rumput. Salah satu strategi krusial yang perlu segera diakselerasi adalah penguatan pembiayaan produktif, terutama yang menyasar sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini dinilai sangat vital sebagai bentuk perlindungan terhadap aktivitas ekonomi lokal agar tetap tangguh menghadapi berbagai dinamika pasar.

Related Post
Komitmen nyata dalam mendukung penguatan ekonomi daerah ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dengan Pemerintah Daerah Sarolangun, Jambi. Kerja sama tersebut mencakup skema penjaminan suretyship serta asuransi umum yang dirancang khusus untuk memitigasi risiko bisnis di wilayah tersebut.

Direktur Utama Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso, menegaskan bahwa sinergi ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam mendampingi sektor riil di daerah. Menurutnya, kehadiran Askrindo di Sarolangun bertujuan untuk menyediakan mekanisme mitigasi risiko yang adaptif terhadap kebutuhan lokal.
"Melalui dukungan proteksi pada sektor infrastruktur, pembiayaan, hingga UMKM, kami optimis dapat menjaga keberlanjutan roda perekonomian. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan kepastian iklim usaha yang lebih sehat di Kabupaten Sarolangun," ungkap Mahelan dalam pernyataan resminya, Kamis (5/11/2026).
Langkah strategis ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, Kabupaten Sarolangun menunjukkan performa ekonomi yang cukup menjanjikan dengan mencatatkan angka pertumbuhan sebesar 4,78%. Tren positif ini menjadi landasan kuat bagi pemerintah daerah dan lembaga keuangan untuk melakukan intervensi melalui penguatan modal.
Jika menilik struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Sarolangun, wilayah ini memiliki potensi ekonomi yang sangat beragam. Sektor pertambangan dan penggalian menjadi salah satu pilar utama yang menggerakkan ekonomi daerah. Selain itu, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan juga memegang peranan penting, terutama dengan dominasi komoditas unggulan seperti kelapa sawit dan karet.
Tidak hanya sektor alam, sektor konstruksi dan perdagangan juga menjadi motor penggerak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan adanya jaminan asuransi dan pembiayaan yang lebih mudah diakses, diharapkan para pelaku usaha di sektor-sektor tersebut dapat melakukan ekspansi bisnis dengan lebih percaya diri.
Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga penjaminan seperti Askrindo diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi juga inklusif. Dengan penguatan pada sektor UMKM, diharapkan pertumbuhan ekonomi di Sarolangun dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas, sekaligus memperkokoh ketahanan ekonomi nasional dari level daerah.










Tinggalkan komentar