55tv.co.id – Isu pemutusan hubungan kerja PHK besar-besaran di lingkungan Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akhirnya mendapat tanggapan resmi. Stephanie Susilo Direktur Eksekutif kedua entitas tersebut dengan tegas membantah kabar tersebut yang selama ini beredar luas. Penegasan ini disampaikan usai pertemuan penting di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Jakarta pada Senin 6 Juli 2026 bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Related Post
Stephanie menjelaskan bahwa perusahaan tidak melakukan PHK massal seperti yang dikabarkan. Sebaliknya yang tengah berjalan adalah program penataan ulang atau mobilitas internal karyawan di dalam grup TikTok-Tokopedia. Dalam skema ini beberapa karyawan memilih untuk menerima paket kompensasi dan mencari peluang baru di luar sementara yang lain disalurkan ke berbagai posisi di dalam grup bisnis.

Lebih lanjut Stephanie menambahkan bahwa saat ini mereka bahkan sedang aktif merekrut lebih dari 100 posisi baru di Indonesia. Pernyataan ini diharapkan dapat meluruskan berbagai spekulasi dan informasi yang beredar di masyarakat terkait status ketenagakerjaan di perusahaan.










Tinggalkan komentar