55tv.co.id – Kekhawatiran melanda ratusan pemerintah daerah di Indonesia. Ancaman macetnya pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara ASN membayangi akibat penyesuaian kebijakan Transfer ke Daerah TKD yang baru. Menanggapi kondisi genting ini Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah pusat tengah menyiapkan langkah strategis.

Related Post
Purbaya mengungkapkan bahwa pihaknya kini menanti arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto terkait rencana gelontoran dana tambahan. Anggaran ekstra ini diproyeksikan untuk disalurkan kepada sekitar 490 pemerintah daerah yang kini tercekik kesulitan fiskal. Tujuannya jelas untuk menopang belanja pegawai terutama memastikan kelancaran gaji para abdi negara.

"Kebutuhan dana sudah kami hitung secara perkiraan. Namun detail angka dan mekanismenya masih menunggu petunjuk Bapak Presiden," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan pada Jumat 31 Juli 2026. Ia menambahkan bahwa rincian lebih lanjut belum dapat diumumkan ke publik.
Meskipun enggan merinci besaran persentase atau nominal pasti kenaikan anggaran Purbaya menegaskan bahwa pemerintah terus mencermati dinamika keuangan di seluruh wilayah. Pemantauan intensif ini dilakukan terutama pasca-implementasi kebijakan TKD yang memicu tekanan di banyak daerah.
"Perhitungan kami menunjukkan bahwa jumlahnya seharusnya cukup untuk membantu daerah-daerah tersebut. Namun keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden," pungkas Purbaya. Seluruh pihak kini menanti titah dari Istana untuk mengatasi krisis pembayaran gaji ASN yang mengancam stabilitas keuangan daerah.








Tinggalkan komentar