Geger Pasar Modal! DSSA Grup Sinar Mas Pecah Saham 1:25, Ini Alasan Mengejutkan di Baliknya dan Jadwal Krusial yang Wajib Diketahui Investor!

55 NEWS – Jakarta – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), emiten energi dan infrastruktur terkemuka dari Grup Sinar Mas, membuat gebrakan di pasar modal dengan mengumumkan jadwal pelaksanaan aksi korporasi stock split atau pemecahan nilai saham dengan rasio 1:25. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap harga saham perseroan yang dinilai terlalu tinggi, menghambat likuiditas dan partisipasi investor di bursa.

COLLABMEDIANET

Direktur Dian Swastatika Sentosa, Daniel Cahya, menjelaskan bahwa tingginya harga saham menjadi salah satu kendala utama dalam menciptakan transaksi yang lebih dinamis di pasar. "Likuiditas artinya ada trading atau tidak kan, mungkin di kita bagus, tapi memang sebab harganya terlalu tinggi," ujar Daniel dalam sebuah Media Gathering, Kamis (2/4/2026), seperti dikutip dari 55tv.co.id.

Geger Pasar Modal! DSSA Grup Sinar Mas Pecah Saham 1:25, Ini Alasan Mengejutkan di Baliknya dan Jadwal Krusial yang Wajib Diketahui Investor!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Daniel berharap, dengan harga saham yang lebih terjangkau pasca-stock split, minat investor untuk bertransaksi saham DSSA akan meningkat signifikan. "Tanggal 9 April nanti akan terlihat, jadi kita harapkan saham DSSI akan lebih likuid," tambahnya, menyoroti tanggal krusial di mana efek pemecahan saham akan mulai terasa di pasar.

Aksi korporasi ini sendiri telah mendapatkan restu dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar sebelumnya. Keputusan ini mencerminkan komitmen manajemen untuk meningkatkan daya tarik saham DSSA di mata investor, khususnya investor ritel yang kerap mencari saham dengan harga per lembar yang lebih ‘ramah kantong’.

Stock split dengan rasio 1:25 berarti setiap satu saham lama DSSA akan dipecah menjadi 25 saham baru. Meskipun jumlah saham beredar akan meningkat drastis dan harga per lembar saham akan turun secara proporsional, nilai investasi total yang dimiliki pemegang saham tidak akan berubah. Tujuan utama dari stock split adalah untuk membuat saham lebih mudah diakses oleh investor dengan modal lebih kecil, sehingga diharapkan dapat meningkatkan volume perdagangan harian dan pada akhirnya, likuiditas saham di bursa.

Dengan langkah ini, DSSA berharap dapat membuka pintu bagi lebih banyak investor untuk berpartisipasi, menjadikan sahamnya lebih aktif diperdagangkan dan mencerminkan nilai fundamental perusahaan dengan lebih baik di pasar. Semua mata kini tertuju pada tanggal 9 April 2026 untuk melihat dampak nyata dari strategi ambisius Grup Sinar Mas ini.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar