Geger Pasar Obligasi! Purbaya Bocorkan Angka Fantastis Rp8 Triliun Demi Stabilitas Rupiah, Apa Dampaknya?

55 NEWS – Jakarta, 4 Juni 2026 – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini membuat pengungkapan mengejutkan terkait langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Ia mengonfirmasi bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana mencapai Rp8 triliun, bahkan lebih, untuk melakukan intervensi di pasar obligasi negara. Kebijakan ini merupakan bagian integral dari upaya sinergis dengan Bank Indonesia (BI) untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari gejolak.

COLLABMEDIANET

Implementasi kebijakan ini, menurut Purbaya, difokuskan pada mekanisme pembelian kembali (buyback) Surat Utang Negara (SUN). Obligasi-obligasi tersebut sebelumnya dilepas oleh investor asing di pasar modal domestik. Dengan manuver ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mengendalikan fluktuasi tingkat imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN), mencegahnya melonjak terlalu tinggi dan menciptakan ketidakpastian.

Geger Pasar Obligasi! Purbaya Bocorkan Angka Fantastis Rp8 Triliun Demi Stabilitas Rupiah, Apa Dampaknya?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Angka pastinya mungkin di atas Rp8 triliun untuk obligasi," ungkap Purbaya saat ditemui di kompleks Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Ia mengakui bahwa informasi mengenai besaran intervensi pasar ini sejatinya merupakan data yang sangat sensitif dan awalnya tidak direncanakan untuk dipublikasikan secara luas.

Namun, Menteri Keuangan menilai bahwa kebijakan intervensi ini telah membuktikan efektivitasnya dalam meredam potensi kepanikan di pasar keuangan. Indikator keberhasilan terlihat dari stabilnya pergerakan yield SBN tenor acuan 10 tahun, yang berhasil dipertahankan di kisaran 6,7 persen. "Tidak masalah jika publik mengetahui bahwa kami melakukan intervensi. Hasilnya, yield SBN 10 tahun tetap relatif stabil," jelas Purbaya, menegaskan transparansi atas langkah pemerintah yang krusial ini.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar