Harga Beras Meroket! Bawang Pedas Ikut Naik, Dompet Warga Menjerit?

Harga Beras Meroket! Bawang Pedas Ikut Naik, Dompet Warga Menjerit?

55 NEWS – Jakarta – Kabar kurang sedap menghampiri para ibu rumah tangga. Harga sejumlah komoditas pangan pokok di pasar tradisional terpantau mengalami kenaikan signifikan pada hari ini. Pantauan 55tv.co.id dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia menunjukkan, kenaikan harga terjadi pada bawang merah, bawang putih, berbagai jenis cabai, beras, gula pasir, hingga minyak goreng.

COLLABMEDIANET

Bawang merah menjadi salah satu komoditas yang mengalami lonjakan harga paling tinggi, mencapai 8,77% menjadi Rp62.650 per kilogram. Bawang putih juga tak ketinggalan, melonjak 15,81% menjadi Rp47.250 per kilogram. Kenaikan harga bawang ini tentu akan membebani para pedagang makanan dan rumah makan yang menggunakan bawang sebagai bumbu utama.

 Harga Beras Meroket! Bawang Pedas Ikut Naik, Dompet Warga Menjerit?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Harga beras, sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia, juga mengalami kenaikan. Beras kualitas bawah II naik 1,72% menjadi Rp14.800 per kilogram, sementara beras kualitas medium I terkerek naik 1,87% menjadi Rp16.350 per kilogram. Kenaikan harga beras ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

Tak hanya itu, harga berbagai jenis cabai juga ikut meroket. Cabai merah besar naik 0,62% menjadi Rp48.500 per kilogram, cabai merah keriting melonjak 17,62% menjadi Rp56.400 per kilogram, dan cabai rawit merah melonjak hingga 13,38% menjadi Rp66.100 per kilogram. Bagi pecinta pedas, kenaikan harga cabai ini tentu menjadi pukulan telak.

Komoditas lain seperti daging sapi kualitas II juga mengalami kenaikan sebesar 1,13% menjadi Rp133.800 per kilogram. Gula pasir kualitas premium naik 2,78% menjadi Rp20.350 per kilogram, sementara gula pasir lokal naik 3,01% menjadi Rp18.850 per kilogram. Minyak goreng curah dan kemasan masing-masing naik 3,49% dan 7,81% menjadi Rp19.250 dan Rp24.150 per kilogram. Telur ayam juga ikut naik 0,82% menjadi Rp30.650 per kilogram.

Kenaikan harga pangan ini tentu menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan pihak terkait. Diharapkan, pemerintah segera mengambil langkah-langkah strategis untuk menstabilkan harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan. Masyarakat pun diimbau untuk bijak dalam berbelanja dan memanfaatkan bahan pangan secara efisien.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar