IHSG Pesta Pora, Tapi Dua Saham Ini Malah ‘Berdarah-darah’! Investor Wajib Tahu Penyebab Anjloknya HILL dan ROCK, Jangan Sampai Salah Langkah!

IHSG Pesta Pora, Tapi Dua Saham Ini Malah 'Berdarah-darah'! Investor Wajib Tahu Penyebab Anjloknya HILL dan ROCK, Jangan Sampai Salah Langkah!

55 NEWS – Di tengah euforia kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencatatkan penguatan impresif sebesar 0,72 persen ke level 8.271 pada periode perdagangan 18-20 Februari 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) justru mencatat deretan saham yang harus menelan pil pahit. Sejumlah emiten dari berbagai sektor terpantau mengalami tekanan jual yang masif, berbanding terbalik dengan tren pasar secara keseluruhan. Fenomena ini menyoroti dinamika pasar yang kompleks, di mana kinerja indeks acuan yang positif tidak serta merta mencerminkan kondisi seluruh emiten.

COLLABMEDIANET

Peringkat teratas dalam daftar saham dengan penurunan terdalam pekan ini diduduki oleh PT Hillcon Tbk (HILL). Emiten yang bergerak di sektor jasa pertambangan ini mengalami terjun bebas yang mengejutkan, dengan harga saham anjlok sebesar 27,50 persen. Dari posisi Rp80 per saham pada awal pekan, HILL ditutup di level Rp58 per saham, menandai kerugian yang signifikan bagi para pemegangnya. Penurunan drastis ini memicu pertanyaan di kalangan analis dan investor mengenai sentimen negatif spesifik yang menimpa perusahaan.

IHSG Pesta Pora, Tapi Dua Saham Ini Malah 'Berdarah-darah'! Investor Wajib Tahu Penyebab Anjloknya HILL dan ROCK, Jangan Sampai Salah Langkah!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tak hanya HILL, saham PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) juga tak luput dari tekanan jual yang kuat. Meskipun dengan pelemahan yang lebih terbatas dibandingkan HILL, ROCK tetap mencatatkan penurunan yang patut diperhatikan, yakni sebesar 9,60 persen. Harga sahamnya menyusut dari Rp3.020 pada penutupan pekan sebelumnya menjadi Rp2.730 per saham. Pelemahan ini mengindikasikan adanya sentimen negatif yang memengaruhi sektor properti atau kinerja fundamental perusahaan yang perlu dicermati lebih lanjut oleh investor.

Kondisi ini menjadi pengingat penting bagi para pelaku pasar bahwa pergerakan IHSG yang bullish tidak menjamin semua saham akan ikut menguat. Analisis fundamental dan teknikal yang mendalam tetap krusial untuk mengidentifikasi saham-saham yang berpotensi memberikan keuntungan atau justru berisiko merugikan, bahkan di tengah optimisme pasar secara umum. Investor diharapkan untuk selalu melakukan riset komprehensif sebelum mengambil keputusan investasi, demi menghindari potensi kerugian yang tidak terduga.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar