55tv.co.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi mengumumkan keputusan penting terkait tarif listrik PT PLN (Persero). Untuk periode Triwulan III tahun 2026, yang mencakup bulan Juli hingga September, tarif listrik dipastikan tidak akan mengalami perubahan atau tetap stabil. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya konkret pemerintah dalam menjaga pondasi ekonomi nasional di tengah berbagai gejolak global yang terus bergerak dinamis.

Related Post
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa kebijakan mempertahankan tarif ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah. Tujuannya jelas, yakni untuk melindungi kemampuan belanja masyarakat, meningkatkan daya saing sektor industri, serta memberikan kepastian yang sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha di seluruh negeri. "Demi menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi nasional, pemerintah memutuskan tarif listrik Triwulan III Tahun 2026 tetap atau tidak naik," ujar Bahlil.

Sesuai dengan amanat Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, penyesuaian tarif listrik (tariff adjustment) untuk 13 golongan pelanggan non-subsidi semestinya dilakukan setiap tiga bulan. Proses ini didasarkan pada pergerakan empat indikator ekonomi makro utama: nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, harga minyak mentah Indonesia (ICP), tingkat inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).
Untuk penentuan tarif Triwulan III tahun 2026, data yang menjadi acuan adalah realisasi periode Februari hingga April 2026. Data tersebut menunjukkan nilai tukar rupiah sebesar Rp16.959,32 per USD, ICP mencapai USD96,12 per barel, inflasi tercatat 0,21 persen, dan HBA berada di angka USD70 per ton, sesuai dengan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) batubara. Meskipun perhitungan formula menunjukkan adanya potensi untuk penyesuaian tarif, pemerintah dengan pertimbangan matang memilih untuk tidak mengubahnya. Keputusan ini diambil demi menjaga keseimbangan dan kemapanan ekonomi bangsa secara menyeluruh.










Tinggalkan komentar