55 NEWS – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menunjukkan sinyal positif setelah melakukan serangkaian pembenahan internal. Langkah-langkah strategis seperti peningkatan efisiensi produksi, optimalisasi rantai pasok, penguatan tata kelola perusahaan, dan restrukturisasi bisnis menjadi kunci transformasi perusahaan baja pelat merah ini.

Related Post
Dukungan modal kerja dari Danantara menjadi katalis penting dalam upaya pemulihan Krakatau Steel. Suntikan dana ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan utilisasi fasilitas produksi, menstabilkan pasokan bahan baku, mempercepat siklus produksi, serta meningkatkan daya saing harga dan pengiriman kepada pelanggan.

Manajemen Krakatau Steel menyampaikan apresiasi mendalam kepada Danantara, yang berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam program penyehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Komitmen Danantara dalam memberikan dukungan modal kerja yang signifikan dinilai krusial untuk mempercepat pemulihan kinerja Krakatau Steel.
Dukungan finansial ini menjadi fondasi yang memperkuat struktur finansial dan operasional perusahaan. Dengan demikian, Krakatau Steel dapat kembali ke jalur produktivitas dan profitabilitas yang berkelanjutan. Perseroan meyakini bahwa dukungan dari Danantara adalah wujud nyata penguatan BUMN strategis sebagai pilar industri nasional, serta menjaga keberlangsungan operasional Krakatau Steel yang memiliki kepentingan strategis bagi kemandirian industri baja Indonesia.
Febriany Eddy, Managing Director Business-3 Danantara Asset Management, menegaskan bahwa Krakatau Steel adalah industri strategis nasional yang perlu segera disehatkan. Hal ini mengingat proyeksi kebutuhan baja domestik dan regional yang terus meningkat seiring dengan perkembangan sektor konstruksi, transportasi, dan manufaktur.
"Pertumbuhan industri baja selalu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, melihat industri baja tidak bisa hanya dari kondisi saat ini," ujar Febriany Eddy. Ia menambahkan bahwa sektor baja merupakan investasi jangka panjang. Prioritas saat ini adalah membuat industri baja BUMN lebih efisien. Penyehatan Krakatau Steel dinilai sebagai langkah yang tepat dalam agenda tersebut.
"Investasinya bersifat jangka panjang, 10 hingga 15 tahun ke depan. You invest for tomorrow, not today. Tetapi hari ini industrinya tetap harus efisien dan efektif," jelas Febriany Eddy. Dengan suntikan modal dan strategi yang tepat, Krakatau Steel diharapkan mampu mencetak laba dan berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar