55 NEWS – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk berkolaborasi dalam mempercepat pengembangan sektor pertanian dan perkebunan nasional. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan petani secara signifikan.

Related Post
Mentan Amran mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menjalankan program ambisius untuk mengembangkan komoditas perkebunan strategis. Program ini akan fokus pada komoditas unggulan seperti kelapa, kakao, mete, tebu, pala, kopi, lada, dan berbagai tanaman perkebunan potensial lainnya.

"Kami akan mengembangkan komoditas perkebunan strategis yang telah dipetakan secara komprehensif. Oleh karena itu, saya mengajak Kadin untuk terlibat aktif dalam pengembangan ini. Langkah ini akan menjadi lompatan eksponensial bagi kemajuan perkebunan nasional," kata Mentan saat menghadiri Rakornas Kadin Indonesia Bidang Koperasi dan UMKM 2025, Rabu (20/8/2025).
Untuk mendukung program ambisius ini, Mentan Amran mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp8 triliun. Dana ini akan digunakan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan, memperbaiki infrastruktur, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.
"Insya Allah, program ini akan melibatkan sekitar satu juta tenaga kerja. Tujuannya adalah agar nilai tambah dari sektor perkebunan dapat dirasakan langsung oleh petani dan masyarakat luas," tegasnya. Pemerintah berharap, dengan menggandeng Kadin, pengembangan sektor perkebunan dapat berjalan lebih cepat dan efektif, memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar