MNC Sekuritas Perkuat Literasi Investasi

MNC Sekuritas Perkuat Literasi Investasi

55tv.co.id – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dunia pasar modal terus digencarkan oleh berbagai pihak di Indonesia. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh MNC Sekuritas yang secara aktif memberikan dukungan penuh terhadap program edukasi pasar modal yang diinisiasi oleh Dana Pensiun Universitas Trisakti. Kegiatan edukatif ini diselenggarakan langsung di lingkungan kampus Universitas Trisakti dengan tujuan utama memperkuat literasi investasi di kalangan peserta dana pensiun.

COLLABMEDIANET

Melalui program ini, para peserta diharapkan tidak hanya sekadar menabung, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan investasi secara bijak, terukur, dan berbasis data. Hal ini menjadi krusial mengingat dinamika pasar modal yang terus berubah dan memerlukan strategi yang tepat agar hasil yang didapatkan dapat optimal bagi masa depan.

MNC Sekuritas Perkuat Literasi Investasi
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam sesi edukasi tersebut, materi mendalam mengenai seluk-beluk pasar modal disampaikan langsung oleh Andri Muharizal Putra, yang menjabat sebagai Head of Education & Community Partnership MNC Sekuritas. Kehadiran pakar dari industri sekuritas ini bertujuan untuk memberikan wawasan praktis mengenai cara kerja instrumen investasi serta bagaimana mengelola risiko di tengah fluktuasi pasar.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran petinggi dari pihak universitas dan pengelola dana pensiun, di antaranya Direktur Utama Dana Pensiun Universitas Trisakti, Amal Witonohadi, serta Direktur Investasi Dana Pensiun Universitas Trisakti, Vinola Herawaty. Selain itu, Wakil Rektor II Universitas Trisakti, Khomsiyah, turut hadir memberikan dukungan moral bagi para peserta.

Khomsiyah, yang juga mengemban amanah sebagai Dewan Pengawas Dana Pensiun Universitas Trisakti, menekankan betapa vitalnya peran literasi keuangan dalam perencanaan masa tua. Menurutnya, pemahaman yang mumpuni adalah kunci agar setiap keputusan finansial yang diambil selaras dengan target keuangan jangka panjang yang ingin dicapai.

"Investasi itu idealnya harus direncanakan sedini mungkin. Jangan menunggu sampai usia memasuki masa pensiun baru mulai belajar atau berinvestasi. Dengan memulai lebih awal, kita sebenarnya sedang membangun kebiasaan baik dalam mengelola keuangan. Jadi, saat masa pensiun tiba, dana yang telah terkumpul bisa dikelola dengan jauh lebih terencana dan matang," ungkap Khomsiyah dalam sambutannya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur MNC Sekuritas, Afen, memberikan pandangannya melalui keterangan tertulis. Ia menyoroti bahwa kemudahan akses masyarakat terhadap berbagai produk investasi saat ini harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pemahaman atau literasi. Menurutnya, akses yang mudah tanpa dibekali pengetahuan yang cukup justru dapat berisiko bagi investor pemula.

Afen menambahkan bahwa pemahaman yang kuat akan menjadi fondasi utama bagi setiap investor dalam menentukan instrumen yang paling sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi mereka. Dengan literasi yang baik, masyarakat diharapkan dapat lebih percaya diri dan tidak mudah terjebak dalam praktik investasi bodong yang merugikan. Melalui kolaborasi seperti ini, diharapkan ekosistem investasi di Indonesia semakin sehat dan inklusif.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar