55tv.co.id – PT Pertamina Persero secara gencar mengukuhkan posisinya sebagai garda terdepan dalam transisi energi nasional. Melalui pengembangan panas bumi yang masif perusahaan pelat merah ini menunjukkan dedikasi kuatnya terhadap energi bersih dan kemandirian bangsa.

Related Post
Komitmen tersebut bukan sekadar wacana. Pertamina Group telah meluncurkan serangkaian inisiatif kunci termasuk pengembangan proyek-proyek baru perluasan eksplorasi hingga optimalisasi aset panas bumi yang sudah beroperasi. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah yang menempatkan panas bumi sebagai pilar strategis untuk kedaulatan energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia pada gelaran The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition IIGCE 2026 mengungkapkan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta pemerintah mencari terobosan energi alternatif guna memangkas ketergantungan pada energi impor terutama di tengah gejolak geopolitik dan fluktuasi harga energi global yang tak menentu.
Direktur Utama PT Pertamina Persero Simon Aloysius Mantiri turut hadir dalam IIGCE 2026. Kehadiran ini menegaskan dukungan penuh Pertamina terhadap pengembangan panas bumi sebagai bagian integral dari strategi bisnis berkelanjutan perusahaan. Pertamina bertekad menjaga keseimbangan antara ketahanan energi keterjangkauan dan kelestarian lingkungan.
"Pertamina terus mempercepat transformasi menuju bisnis energi rendah karbon dan berkomitmen memperluas pengembangan panas bumi untuk mendukung ketahanan energi nasional" ujar Simon dalam keterangan tertulis yang dirilis 20 Agustus 2026. Ini adalah bukti nyata keseriusan Pertamina dalam mewujudkan masa depan energi Indonesia yang lebih hijau dan mandiri.










Tinggalkan komentar