55 NEWS – Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, mengungkapkan adanya target baru yang diberikan Presiden Prabowo Subianto terkait operasional Koperasi Desa Merah Putih. Target tersebut cukup mengejutkan, yakni integrasi koperasi dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Related Post
"Presiden kemarin pada pertemuan di Hambalang menambahkan kegiatan bahwa Koperasi Desa nanti juga akan dilengkapi dengan pembangkit listrik tenaga surya atau solar panel yang akan nanti juga bisa menjadikan desa-desa menjadi suatu badan energi, tetapi itu tahap berikutnya," ujar Ferry, Rabu (10/9/2025).

Ferry menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pada kegiatan inti operasional Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan inti tersebut meliputi pendirian gerai, apotek desa, klinik desa, gudang logistik, serta usaha perkreditan atau simpan pinjam. Selain itu, kegiatan juga akan disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing desa.
Setiap koperasi desa akan menerima plafon anggaran sebesar Rp3 miliar. Dana ini akan segera dicairkan setelah Kementerian Koperasi dan UKM mengadakan sosialisasi intensif selama satu minggu kepada para pengurus koperasi desa. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan dana yang efektif dan transparan.
Dengan adanya tambahan target dari Presiden Prabowo, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi di tingkat desa, tetapi juga berkontribusi dalam penyediaan energi bersih dan berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi di seluruh pelosok negeri. Integrasi PLTS dalam koperasi desa diharapkan dapat memberikan dampak positif ganda, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mendukung transisi energi menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar