Prabowo Selamatkan Raja Ampat! Keputusan Berani yang Bikin Investor Tambang Gigit Jari

Prabowo Selamatkan Raja Ampat! Keputusan Berani yang Bikin Investor Tambang Gigit Jari

55 NEWS – Langkah berani Presiden Prabowo Subianto mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) empat perusahaan tambang nikel di kawasan Geopark Raja Ampat, Papua Barat Daya, menuai pujian dan dukungan luas. Keputusan ini dipandang sebagai langkah krusial dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pariwisata di salah satu destinasi impian dunia.

COLLABMEDIANET

Andi Muhammad Yuslim Patawari, Wakil Rektor IV Universitas Jakarta (UNIJA), menegaskan bahwa tindakan tegas ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam melindungi karunia alam yang tak ternilai harganya. "Eksploitasi tambang akan mengubah lanskap alam dan memerlukan waktu yang sangat lama untuk pemulihan. Raja Ampat adalah anugerah Tuhan, dan kelestariannya harus kita jaga," ujarnya di Jakarta, Jumat (13/6/2025).

 Prabowo Selamatkan Raja Ampat! Keputusan Berani yang Bikin Investor Tambang Gigit Jari
Gambar Istimewa : img.okezone.com

AYP, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa Raja Ampat merupakan aset berharga yang menghasilkan devisa negara dan menjadi sumber penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat setempat. "Kami sangat mengapresiasi ketegasan Presiden Prabowo dalam isu pertambangan di Raja Ampat," imbuhnya.

Sebagai Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, AYP juga menekankan bahwa sikap tegas pemerintah ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang didukung oleh dunia usaha. Menurutnya, eksploitasi sumber daya alam di kawasan sensitif seperti Raja Ampat akan menyebabkan kerusakan parah yang sulit dipulihkan. Menjaga Raja Ampat, kata dia, adalah prioritas utama karena nilainya jauh lebih besar daripada sekadar hasil tambang. Keputusan ini diharapkan menjadi preseden baik bagi pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar