55tv.co.id – Dalam dunia industri yang penuh dengan risiko tinggi, aspek keselamatan kerja sering kali hanya dipandang sebagai pemenuhan regulasi atau sekadar formalitas administratif. Namun, paradigma ini mulai bergeser secara signifikan. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) kini mengambil langkah berani dengan menjadikan keselamatan sebagai pilar utama dalam mencapai keunggulan operasional melalui penerapan Safety Leadership Principles (SLP).

Related Post
Langkah strategis ini bukan sekadar upaya meminimalisir kecelakaan kerja, melainkan sebuah transformasi budaya di mana keselamatan diintegrasikan langsung ke dalam gaya kepemimpinan, proses pengambilan keputusan, hingga strategi keberlanjutan jangka panjang perusahaan. Dengan pendekatan ini, keselamatan tidak lagi dianggap sebagai beban biaya, melainkan investasi untuk produktivitas.

Managing Director Business 3 PT Danantara Asset Management, Febriany Eddy, memberikan sorotan tajam mengenai pentingnya integrasi nilai keselamatan dalam manajemen. Menurutnya, kepemimpinan yang berbasis keselamatan (safety leadership) adalah elemen fundamental yang tidak bisa dipisahkan dari manajemen bisnis modern.
"Keselamatan harus dipandang sebagai prasyarat mutlak dalam menjalankan setiap lini bisnis. Jika penerapan standar keselamatan dilakukan dengan baik, hal tersebut secara otomatis akan mendorong perusahaan menjadi lebih efisien, lebih produktif, dan memiliki daya tahan yang lebih kuat di tengah persaingan pasar," ungkap Febriany saat menghadiri acara Launching & Workshop Safety Leadership Principles (SLP) di Cilegon, Kamis (8/10/2026).
Febriany juga menambahkan bahwa tantangan terbesar bukanlah pada pembuatan aturan, melainkan pada bagaimana komitmen tersebut diterjemahkan ke dalam tindakan nyata yang konsisten di lapangan. Tanpa aksi nyata, prinsip keselamatan hanya akan menjadi slogan tanpa makna.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Krakatau Steel, Willgo Zainar, menegaskan bahwa tanggung jawab atas keselamatan kerja berada di pundak setiap pemimpin, tanpa terkecuali. Ia menekankan bahwa keselamatan harus menjadi fondasi paling dasar dalam setiap operasi perusahaan.
Sebagai bentuk keseriusan, seluruh jajaran Direksi Krakatau Steel dan Group telah melakukan penandatanganan komitmen SLP. Willgo menegaskan bahwa prosesi ini bukanlah sekadar seremoni untuk kepentingan dokumentasi semata.
"Penandatanganan ini adalah janji kami untuk memimpin keselamatan melalui setiap keputusan yang kami ambil, setiap prioritas yang kami tetapkan, dan setiap percakapan yang kami lakukan setiap hari. Kami mengajak seluruh jajaran pemimpin di perusahaan ini untuk melakukan hal yang sama," tegas Willgo dengan penuh keyakinan.
Melalui inisiatif ini, Krakatau Steel berupaya menciptakan ekosistem kerja yang tidak hanya mengejar target produksi, tetapi juga menjamin kesejahteraan dan keamanan setiap individu yang terlibat di dalamnya. Dengan menjadikan keselamatan sebagai budaya, perusahaan optimis dapat mencapai standar operasional kelas dunia yang berkelanjutan.










Tinggalkan komentar