55 NEWS – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub holding PTPN IV PalmCo berhasil meraih prestasi membanggakan. Mereka sukses mendapatkan Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK), sebuah pencapaian pertama di industri perkebunan nasional. Penyerahan sertifikat secara simbolis dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada manajemen PTPN IV PalmCo di Jakarta, Senin (12/5/2025). Keberhasilan ini pun langsung menarik perhatian pemerintah.

Related Post
Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan rasa optimismenya yang tadinya sempat meragukan kemampuan sektor perkebunan, yang selama ini dianggap sebagai penyumbang emisi tinggi, dalam menekan emisi gas rumah kaca. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada PTPN IV PalmCo atas komitmennya dalam menjalankan program lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), khususnya dekarbonisasi untuk mendukung target net zero emission (NZE) 2060.

Namun, keberhasilan PalmCo tak hanya menjadi kebanggaan perusahaan semata. Pemerintah, melalui Menteri Hanif, mengajak Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) untuk mendorong perusahaan sawit lainnya meniru langkah sukses PalmCo. "Harapannya, langkah konkrit ini dapat ditiru oleh perusahaan perkebunan lainnya di Indonesia untuk mengatasi isu-isu negatif global," tegas Menteri Hanif kepada Sekjen Gapki, Hadi Sugeng, yang turut menyaksikan penyerahan sertifikat tersebut.
Lebih lanjut, Menteri Hanif bahkan mendorong perusahaan sawit untuk belajar langsung dari PTPN IV PalmCo, khususnya dari unit PTPN IV Cofiring Lubuk Dalam. Ia mengakui bahwa proses memperoleh SPE-GRK tidaklah mudah, namun keberhasilan PalmCo membuktikan bahwa hal tersebut dapat dicapai.
Tak hanya berhenti sampai di situ, Menteri Hanif juga mendorong PTPN IV untuk mendaftarkan sertifikat SPE-GRK ke pasar perdagangan karbon nasional dan internasional untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. "Dengan dual listing, pasar karbon Indonesia dan standar internasional, potensi pendapatan PTPN IV akan semakin kuat," tambahnya. Keberhasilan PalmCo ini diharapkan menjadi katalis bagi transformasi industri perkebunan sawit Indonesia yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar