RI Bebas Mati Lampu di Usia 80 Tahun? PLN Ungkap Fakta Mengejutkan!

RI Bebas Mati Lampu di Usia 80 Tahun? PLN Ungkap Fakta Mengejutkan!

55 NEWS – Subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memberikan jaminan penuh bahwa pasokan energi primer untuk seluruh pembangkit listrik di Indonesia berada dalam kondisi aman dan terkendali, menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Kepastian ini mencakup pengawasan ketat terhadap pengiriman batu bara, pasokan gas bumi dan gas alam cair (LNG), distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), serta biomassa. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan perayaan kemerdekaan dapat dinikmati dengan penerangan yang stabil di seluruh pelosok negeri.

COLLABMEDIANET

Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menyatakan kesiapan pihaknya dalam menjaga pasokan energi primer demi mendukung keandalan listrik selama momen bersejarah ini. "Stok batu bara untuk pembangkit saat ini sangat aman, dengan rata-rata Hari Operasi (HOP) mencapai 29,9 hari," ungkap Rakhmad di Jakarta, Minggu (17/8/2025).

 RI Bebas Mati Lampu di Usia 80 Tahun? PLN Ungkap Fakta Mengejutkan!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Rakhmad menjelaskan lebih lanjut bahwa HOP pembangkit di Regional Jamali (Jawa, Madura, Bali) mencapai 29,9 hari, Regional Sumkal (Sumatera, Kalimantan) 30,6 hari, dan Regional Sulmapana (Sulawesi, Maluku, Papua, Nusa Tenggara) bahkan mencapai 33,3 hari. Selain itu, pasokan BBM berada pada HOP rata-rata 11,3 hari, sementara LNG untuk pembangkit telah didistribusikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Koordinasi intensif terus dilakukan bersama PLN dan Subholding PLN Indonesia Power serta PLN Nusantara Power untuk memastikan operasional pembangkit di seluruh Indonesia berjalan optimal tanpa kendala. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan listrik dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat Indonesia dalam merayakan Hari Kemerdekaan.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar