55tv.co.id – Nilai tukar rupiah berhasil menunjukkan kekuatannya di hadapan dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Rabu 29 Juli 2026 Mata uang Garuda ini sukses merangkak naik 10 poin atau sekitar 006 persen mencapai level 18073 per dolar AS Kenaikan ini terjadi di tengah gejolak geopolitik global yang kembali memanas terutama di kawasan Timur Tengah

Related Post
Analis pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyoroti bahwa salah satu pemicu utama datang dari dinamika eksternal Para pelaku pasar kini fokus mencermati perkembangan situasi di Timur Tengah setelah Iran melepaskan rentetan rudal balistik yang menargetkan pangkalan militer AS di wilayah tersebut

Meski Komando Pusat AS mengklaim seluruh rudal berhasil diintersepsi serangan ini menandai babak baru ketegangan setelah periode ketenangan relatif Kekhawatiran akan berakhirnya jeda diplomatik yang sempat terjadi kini semakin menguat tulis Ibrahim dalam risetnya
Situasi kembali memanas setelah pasar sempat diliputi optimisme akan prospek kemajuan diplomatik Ini menyusul pertemuan antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump di Washington Trump sempat menyatakan adanya potensi besar untuk terobosan dalam pembicaraan dengan Iran Namun Teheran dengan tegas menampik segala niat untuk melakukan negosiasi ataupun gencatan senjata
Di sisi lain usaha pembukaan kembali Selat Hormuz juga menemui jalan buntu Iran menolak mentah-mentah proposal Oman mengenai pembentukan kerangka kerja bersama guna mengatur lalu lintas maritim di arteri perairan vital tersebut










Tinggalkan komentar