Skandal Harley Bekas Terbongkar di Priok

Skandal Harley Bekas Terbongkar di Priok

55tv.co.id – Sebuah jaringan penyelundupan motor gede mewah berhasil dibongkar tuntas oleh Bea Cukai Tanjung Priok. Sebanyak lima unit sepeda motor Harley Davidson bekas dalam kondisi terurai atau Completely Knocked Down (CKD) beserta dua puluh unit rangka bekasnya, disita di Pelabuhan Tanjung Priok. Penindakan ini merupakan puncak dari serangkaian operasi pengawasan impor ilegal yang berlangsung sejak akhir tahun 2025 hingga Juli 2026.

COLLABMEDIANET

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari deteksi kejanggalan pada hasil pemindaian X-Ray. Dua peti kemas impor yang berasal dari Tiongkok di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan pola visual yang tidak lazim. Temuan awal ini kemudian ditindaklanjuti dengan analisis intelijen mendalam dan pemeriksaan fisik menyeluruh.

Skandal Harley Bekas Terbongkar di Priok
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Dari inspeksi detail terhadap dua peti kemas tersebut, kami menemukan lima unit motor Harley Davidson bekas dalam kondisi komponen terpisah. Selain itu, upaya pengiriman dua puluh unit rangka motor Harley Davidson bekas juga kami gagalkan, yang disamarkan melalui modus deklarasi palsu," terang Adhang dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Adhang menambahkan, para importir ilegal ini menggunakan taktik "misdeclaration" atau pemalsuan informasi barang dalam dokumen pemberitahuan impor. Praktik ini jelas melanggar regulasi yang berlaku. Ia menegaskan bahwa impor kendaraan bermotor bekas ke Indonesia dilarang keras, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2025 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor Barang dalam Keadaan Bukan Baru dan Limbah Non Bahan Berbahaya dan Beracun. Penindakan ini menunjukkan komitmen Bea Cukai dalam menjaga integritas perdagangan dan melindungi industri dalam negeri dari barang ilegal.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar