Strategi Cerdas Kurangi Emisi Gas Kilang

Strategi Cerdas Kurangi Emisi Gas Kilang

55tv.co.id – Upaya transformasi energi di Indonesia menunjukkan progres yang sangat menjanjikan melalui inovasi teknologi di sektor industri migas. Salah satu pencapaian signifikan datang dari PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) yang berhasil menekan angka pembakaran gas suar atau flaring secara drastis. Langkah ini tidak hanya menjadi bukti komitmen terhadap lingkungan, tetapi juga menjadi standar baru dalam efisiensi operasional kilang LNG di tanah air.

COLLABMEDIANET

Dalam laporan terbarunya, DSLNG mencatatkan keberhasilan menurunkan tingkat flaring hingga mencapai angka 49 persen. Angka ini tergolong luar biasa karena telah melampaui target awal yang ditetapkan perusahaan, yakni sebesar 40 persen. Sebagai informasi, gas flaring merupakan proses pembakaran gas alam yang tidak dapat dimanfaatkan selama proses produksi minyak dan gas berlangsung, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang emisi karbon di industri energi.

Strategi Cerdas Kurangi Emisi Gas Kilang
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktur Operasional DSLNG, Adi Kustanto, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari optimalisasi pemanfaatan gas yang sebelumnya hanya berakhir menjadi limbah pembakaran. Dengan meminimalkan penggunaan sistem flare, perusahaan tidak hanya berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan. "Pencapaian ini mengoptimalkan pemanfaatan gas yang sebelumnya berpotensi dibakar, sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi dan peningkatan efisiensi," ujar Adi dalam keterangannya di Jakarta.

Hal yang paling menarik dari pencapaian ini adalah metode yang digunakan. DSLNG mampu menekan angka emisi tersebut tanpa harus membangun fasilitas atau infrastruktur baru yang membutuhkan biaya investasi besar. Perusahaan lebih memilih menggunakan pendekatan rekayasa sistem dan optimalisasi infrastruktur yang sudah ada. Strategi ini membuktikan bahwa inovasi teknologi dan kecerdasan dalam mengelola aset lama dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan tanpa harus selalu bergantung pada pembangunan fisik baru.

Atas keberhasilan tersebut, DSLNG dianugerahi Penghargaan Energi Subroto 2026 oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan perusahaan dalam menerapkan rekayasa sistem serta pemanfaatan kembali Boil-Off Gas (BOG). Inovasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pemanfaatan gas sekaligus menekan dampak emisi dari kegiatan operasional kilang.

Menanggapi hal ini, Wakil Menteri ESDM, Yuliot, memberikan apresiasi tinggi. Ia menegaskan bahwa langkah-langkah inovatif seperti yang dilakukan DSLNG merupakan bagian dari peta jalan transformasi energi nasional. Menurutnya, Indonesia sedang berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan kedaulatan energi, meningkatkan nilai tambah domestik, serta menciptakan lapangan kerja baru.

"Inovasi yang mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan gas sekaligus mengurangi emisi adalah kontribusi nyata industri energi terhadap pengelolaan sumber daya yang lebih optimal dan berkelanjutan," tegas Yuliot. Ke depannya, DSLNG berkomitmen untuk terus menjaga keandalan operasional melalui inovasi berkelanjutan demi mendukung ketahanan energi nasional yang lebih hijau.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar