55tv.co.id – Tantangan ekonomi di era digital menuntut para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak sekadar bertahan, tetapi juga harus mampu berlari kencang. Menyadari pentingnya peran sektor ini dalam menopang ekonomi nasional, Peruri mengambil langkah nyata dengan memberikan pendampingan intensif bagi para pengusaha lokal melalui program inovatif bertajuk Peruri Digital Entrepreneur Academy (Pedia) 2026.

Related Post
Program inkubasi bisnis yang berlangsung selama lebih dari tiga bulan ini dirancang khusus untuk memperkuat fondasi usaha para pelaku UMKM. Fokus utamanya adalah mengakselerasi kapasitas produksi serta meningkatkan daya saing mereka di tengah persaingan pasar digital yang semakin ketat dan dinamis. Melalui Pedia 2026, para peserta tidak hanya diajarkan cara berjualan secara daring, tetapi juga dibekali dengan strategi bisnis yang komprehensif.

Dalam rangkaian program ini, para pelaku usaha mendapatkan materi mendalam mengenai optimalisasi pemasaran digital. Hal ini menjadi krusial mengingat perilaku konsumen saat ini telah bergeser secara masif ke platform digital. Namun, Peruri tidak berhenti pada aspek pemasaran saja. Untuk memberikan nilai tambah yang signifikan, para peserta juga diperkenalkan dengan solusi teknologi mutakhir, yakni Peruri Shield.
Penggunaan teknologi Peruri Shield bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan pada setiap transaksi serta memastikan legalitas dokumen usaha para pelaku UMKM tetap terjaga dengan standar yang kuat. Dengan adanya perlindungan teknologi ini, diharapkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan UMKM dapat meningkat, sehingga mereka lebih mudah menembus pasar yang lebih luas.
Head of Corporate Secretary Peruri, Adi Sunardi, menegaskan bahwa keberadaan UMKM merupakan pilar yang tidak bisa dipisahkan dari ekosistem ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, Peruri merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam memajukan sektor ini.
"UMKM adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem perekonomian nasional. Di sinilah Peruri hadir mengambil peran aktif dalam memajukan UMKM agar lebih berdaya saing, mandiri, dan naik kelas," ungkap Adi Sunardi dalam keterangan resminya pada Senin (26/10/2026).
Sebagai penanda berakhirnya masa pelatihan, Peruri menggelar acara Graduation Day Pedia 2026. Momen kelulusan ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi bagi para pelaku usaha yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mengikuti seluruh rangkaian inkubasi. Mereka dinilai telah berhasil menunjukkan konsistensi dalam bertransformasi dan beradaptasi dengan teknologi digital.
Menutup keterangannya, Adi berharap agar ilmu yang didapatkan selama program tidak berhenti di ruang kelas saja. Ia berharap para alumni Pedia 2026 dapat menjadi pionir UMKM yang adaptif dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk membawa bisnis mereka melompat lebih tinggi di tengah kompetisi global yang semakin kompetitif.










Tinggalkan komentar