55tv.co.id – Presiden Prabowo Subianto membuat gebrakan dengan target ambisius pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya PLTS berkapasitas 100 Gigawatt GW dalam kurun waktu dua tahun. Sebuah rencana yang ia akui berpotensi menuai kritik namun tetap akan dijalankan demi masa depan energi nasional.

Related Post
Proyek raksasa ini tidak main-main. Menurut Prabowo langkah awal akan dimulai tahun ini dengan pembangunan PLTS berdaya 17 GW. Pernyataan mengejutkan ini disampaikan saat peluncuran B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek Karawang pada Kamis 9 Juli 2026.

Menyadari skala proyek yang luar biasa Prabowo langsung menanyakan kesiapan para pembantunya di kabinet. "Bisa Pak Rosan Bisa Kok kurang keras bisa Bisa Menteri Ekon Menko bisa Bisa Menteri ESDM bisa Saya tidak tanya laksanakan akan bisa enggak bisa lah ya" ujarnya dengan nada penuh keyakinan.
Target 100 GW dalam dua tahun ini tentu bukan pekerjaan mudah. Ini memerlukan koordinasi lintas sektor dan investasi besar. Namun komitmen kepala negara untuk mempercepat transisi energi bersih terlihat jelas dari instruksi tegasnya kepada para menteri. Langkah ini diharapkan mampu membawa Indonesia menuju kemandirian energi yang lebih hijau sekaligus mengurangi jejak karbon.










Tinggalkan komentar