55 NEWS – PT Tamaris Hidro, pemain kunci di sektor energi terbarukan Indonesia, baru-baru ini menggebrak pasar modal syariah dengan mengumumkan Penawaran Umum Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tamaris Hydro Tahap I Tahun 2026. Perusahaan membidik dana segar hingga Rp1 triliun melalui instrumen keuangan syariah ini, sebuah langkah strategis yang digadang-gadang akan memperkuat fondasi permodalan sekaligus mengakselerasi kontribusinya dalam pengembangan energi bersih di Tanah Air.

Related Post
M Syahrial, Presiden Direktur Tamaris Hidro, menegaskan bahwa inisiatif penerbitan sukuk ini merupakan manifestasi dari komitmen jangka panjang perseroan dalam mendukung percepatan transisi energi nasional. "Melalui instrumen syariah yang inovatif ini, kami tidak hanya menawarkan alternatif investasi yang kompetitif bagi para investor, tetapi juga membuka peluang emas bagi mereka untuk terlibat langsung dalam pembangunan infrastruktur energi bersih yang berkelanjutan di Indonesia," ujar Syahrial, seperti dikutip dari 55tv.co.id.

Daya tarik sukuk ini semakin kuat dengan peringkat idAA(sy)(sf) yang disematkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat impresif ini bukan tanpa alasan, sebab penerbitan sukuk ini turut didukung oleh Fasilitas Pembiayaan atau Credit Enhancement Facility (CEF) dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dengan jumlah fasilitas standby maksimal mencapai Rp450 miliar. Struktur sukuk ini terbagi menjadi Seri A dengan tenor 5 tahun dan Seri B dengan tenor 7 tahun, menawarkan fleksibilitas bagi investor. Pembayaran imbalan ijarah akan dilakukan secara kuartalan, memastikan arus kas yang teratur bagi pemegang sukuk.
Objek ijarah yang mendasari penerbitan sukuk ini adalah hak manfaat atas kapasitas listrik pembangkit milik perseroan, dengan total 1,83 miliar kWh. Kapasitas ini menjamin pendapatan berulang (recurring income) yang stabil, berkat kontrak jual beli listrik jangka panjang yang telah terjalin kokoh dengan PT PLN (Persero). Lebih lanjut, dana yang berhasil dihimpun dari penerbitan sukuk ini akan dialokasikan secara strategis untuk refinancing sebagian pinjaman sindikasi perbankan yang saat ini membiayai pembangkit-pembangkit perseroan yang telah beroperasi secara komersial (COD). Langkah ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi biaya pendanaan dan memperkokoh posisi keuangan Tamaris Hidro di tengah dinamika pasar.
Dengan strategi pendanaan yang matang dan dukungan kuat dari berbagai pihak, Tamaris Hidro menunjukkan keseriusannya dalam memimpin transisi menuju masa depan energi yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi Indonesia.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar