Terkuak! Perminas & Investor Abu Dhabi Guncang Pasar Global, Kuasai Logam Langka dari Hulu ke Hilir. Indonesia Siap Jadi Pemain Kunci Ekonomi Dunia?

Terkuak! Perminas & Investor Abu Dhabi Guncang Pasar Global, Kuasai Logam Langka dari Hulu ke Hilir. Indonesia Siap Jadi Pemain Kunci Ekonomi Dunia?

55 NEWS – PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), entitas di bawah naungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, secara agresif memacu pengembangan ekosistem logam tanah jarang (LTJ) di Indonesia. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) krusial bersama New Energy Metals Holdings Ltd (NEM), sebuah perusahaan terkemuka dari Abu Dhabi. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjajaki dan mengimplementasikan kerja sama strategis dalam pengembangan mineral kritis, khususnya LTJ, yang akan mengintegrasikan sektor hulu di Republik Gabon dengan kapabilitas hilir di Indonesia.

COLLABMEDIANET

Lingkup kerja sama yang disepakati mencakup evaluasi mendalam terhadap potensi sumber daya niobium dan LTJ pada proyek Maboumine di Gabon. Tak hanya itu, perjanjian ini juga berfokus pada penguatan signifikan rantai nilai hilir di Tanah Air, meliputi tahapan pemrosesan awal, pemurnian material, produksi logam dan paduan khusus, hingga manufaktur produk akhir berupa magnet permanen yang memiliki nilai tambah tinggi. Inisiatif ini diproyeksikan akan menjadi pilar penting dalam diversifikasi pasokan dan peningkatan daya saing industri nasional.

Terkuak! Perminas & Investor Abu Dhabi Guncang Pasar Global, Kuasai Logam Langka dari Hulu ke Hilir. Indonesia Siap Jadi Pemain Kunci Ekonomi Dunia?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Rosan Roeslani, Chief Executive Officer Danantara Indonesia, menegaskan bahwa fase industrialisasi lanjutan di Indonesia sangat bergantung pada ketersediaan akses yang stabil terhadap bahan baku strategis. Lebih jauh, kemampuan untuk mentransformasi bahan baku tersebut menjadi produk hilir dengan daya saing global menjadi krusial. "Kerangka kerja sama ini sepenuhnya selaras dengan ambisi nasional tersebut dan secara fundamental mendukung pengembangan rantai nilai mineral kritis yang strategis dan berorientasi masa depan," ungkap Rosan dalam pernyataan resminya, seperti dilaporkan oleh 55tv.co.id pada Selasa (17/2/2026).

Sebagai tindak lanjut, kolaborasi ini juga akan membentuk sebuah kelompok kerja bersama (joint working group) yang bertugas mempercepat implementasi program teknis dan komersial. Aktivitas kelompok kerja ini meliputi pertukaran data krusial, penyelenggaraan lokakarya teknis, serta pelaksanaan kajian investasi komprehensif. Selain itu, kedua belah pihak berkomitmen untuk membuka jalur negosiasi cepat terkait potensi pembiayaan strategis, yang mencakup opsi partisipasi ekuitas atau skema pembiayaan utang untuk proyek tambang Maboumine. Langkah ini menunjukkan keseriusan para pihak dalam mewujudkan visi jangka panjang untuk menguasai pasar logam tanah jarang global.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar