55 NEWS – Jajaran konglomerat Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. Forbes edisi Juni 2025 merilis daftar terbaru 10 orang terkaya di Tanah Air, dengan total kekayaan yang fantastis, bersumber dari beragam sektor mulai dari keuangan, energi, hingga pertambangan. Lantas, siapa saja yang berhasil menduduki puncak daftar prestisius ini?

Related Post
Low Tuck Kwong, sang "Raja Batu Bara" dari Bayan Resources, berhasil mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya nomor satu di Indonesia. Kekayaannya mencapai USD27,4 miliar atau setara dengan Rp446,1 triliun. Dominasinya di sektor batu bara mengantarkannya ke puncak kejayaan.

Di posisi kedua, terdapat nama Prajogo Pangestu, pemilik Barito Pacific. Kekayaannya tercatat sebesar USD25,4 miliar atau sekitar Rp413,6 triliun. Ekspansi bisnisnya yang agresif berhasil mengantarkannya ke jajaran elit konglomerat Indonesia.
Robert Budi Hartono, bersama saudaranya Michael Hartono, menempati posisi ketiga dan keempat. Kekayaan mereka bersumber dari kepemilikan saham di Bank BCA dan perusahaan rokok Djarum. Robert Budi Hartono memiliki kekayaan sebesar USD22,6 miliar (Rp368,01 triliun), sementara Michael Hartono mengantongi USD21,7 miliar (Rp353,3 triliun).
Sri Prakash Lohia, pemilik Indorama Corporation, berada di urutan kelima dengan kekayaan USD8,5 miliar atau Rp138,4 triliun. Perusahaan yang bergerak di bidang produksi bahan penting global dan industri minyak bumi ini terus menunjukkan performa yang gemilang.
Otto Toto Sugiri, yang dijuluki sebagai "Bill Gates" Indonesia, menempati posisi keenam. Pemilik pusat data terbesar di Indonesia, DCI Indonesia, ini memiliki kekayaan mencapai USD6,8 miliar atau Rp110,7 triliun. Kiprahnya di sektor teknologi digital semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Indonesia.
Daftar ini memberikan gambaran menarik tentang lanskap ekonomi Indonesia, di mana sektor energi dan keuangan masih menjadi penyumbang utama kekayaan para konglomerat. Persaingan ketat di antara para taipan ini diprediksi akan semakin sengit di tahun-tahun mendatang.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar