55 NEWS – PT Pertamina (Persero) berhasil mencatatkan kinerja gemilang selama periode libur Natal 2025, menuai pujian dari berbagai pihak, termasuk ekonom terkemuka. Kelancaran suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di seluruh penjuru negeri, kecuali di area terdampak bencana alam, menjadi sorotan utama atas keberhasilan perusahaan pelat merah ini.

Related Post
Wijayanto Samirin, Ekonom dari Universitas Paramadina, secara eksplisit mengapresiasi performa Pertamina. Berdasarkan pengamatan pribadinya saat berlibur dan analisis pemberitaan media, ia tidak menemukan adanya kendala signifikan baik dari segi pasokan maupun layanan kepada konsumen. "Dari pengamatan saya sebagai orang yang berlibur selama Nataru dan pembacaan kondisi di lapangan maupun media, kinerja Pertamina termasuk bagus. Tidak terlihat ada masalah suplai dan layanan, baik BBM maupun elpiji," ujar Wijayanto di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Tidak adanya keluhan berarti dari masyarakat sepanjang periode libur Natal menjadi indikator kuat tingkat kepuasan publik terhadap layanan Pertamina. Wijayanto menekankan bahwa pencapaian ini patut diacungi jempol, mengingat periode libur panjang selalu menjadi ujian berat bagi penyedia energi akibat lonjakan drastis konsumsi dan mobilitas transportasi. "Mestinya masyarakat puas. Ini sesuatu yang patut diacungi jempol," tambahnya.
Lebih lanjut, Wijayanto menilai bahwa kinerja positif ini turut berkontribusi dalam memulihkan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Pertamina. Ia menyoroti bagaimana setelah serangkaian isu menantang, seperti kasus pemalsuan Pertalite dan dinamika persaingan dengan perusahaan energi asing, tidak ada lagi insiden besar yang berpotensi mengikis kredibilitas perusahaan.
"Ini adalah bukti nyata bahwa Pertamina telah melakukan pembenahan serius dalam sistem pengawasan operasionalnya, memastikan kualitas dan kuantitas pasokan tetap terjaga optimal bagi masyarakat," pungkas Wijayanto, seperti dikutip dari 55tv.co.id.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar