55 NEWS – Lotte Chemical Indonesia (LCI) secara resmi memulai fase commissioning start-up dan proses produksi fasilitas naphtha cracker berlokasi strategis di Cilegon, Banten. Investasi bernilai fantastis, mencapai Rp60 triliun, menandai era baru bagi industri petrokimia nasional. Fasilitas ini akan memproduksi etilena dan propilena, dua komponen krusial yang menjadi fondasi bagi berbagai sektor industri hilir.

Related Post
Langkah strategis LCI ini bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan wujud nyata dukungan terhadap agenda prioritas nasional. Dengan beroperasinya pabrik ini, Indonesia akan mengurangi ketergantungan impor produk petrokimia, mendorong kemandirian industri, menciptakan lapangan kerja baru, memberdayakan masyarakat sekitar, serta memperkuat pengembangan industri hilir yang strategis.

"Keberhasilan LCI tidak hanya bertumpu pada teknologi canggih dan kapasitas produksi yang besar, tetapi juga pada kekuatan kolaborasi yang solid dengan mitra dan pelanggan," ungkap President Director Lotte Chemical Indonesia, Yim Dong Hee, pada Jumat (29/08/2025).
Proyek ambisius yang dimulai sejak tahun 2020 ini, akhirnya membuahkan hasil di tahun 2025. Pabrik yang berdiri megah di atas lahan seluas 100 hektare ini memiliki kapasitas produksi naphtha cracker mencapai 2 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, akan dihasilkan 1 juta ton etilena, 520.000 ton propilena, 400.000 ton polipropilena, serta berbagai produk turunan lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar