55 NEWS – Jakarta, ibukota ekonomi Indonesia, kembali menjadi saksi langkah strategis pemerintah dalam menggenjot kualitas sumber daya manusia. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi meluncurkan pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3, sebuah inisiatif ambisius yang akan berlangsung mulai 19 Juni hingga 9 Juli 2026. Program ini menargetkan 20.000 individu dari seluruh penjuru negeri untuk dibekali kompetensi relevan, siap menghadapi tantangan pasar kerja yang dinamis.

Related Post
Pelatihan krusial ini akan diselenggarakan di berbagai sentra pengembangan talenta vokasi di seluruh Indonesia, mencakup Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menyerukan kepada seluruh masyarakat usia produktif untuk segera mengambil bagian. "Ini adalah kesempatan emas untuk mengasah kapabilitas, meningkatkan daya saing individu, dan pada akhirnya, memperkuat fondasi ekonomi nasional," tegas Darmawansyah, seperti dikutip dari 55tv.co.id.

Darmawansyah menambahkan, inisiatif PVN ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen Kemnaker dalam menciptakan ekosistem sumber daya manusia yang adaptif dan berkualitas tinggi. "Peningkatan kompetensi tenaga kerja bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Ini adalah kunci untuk merespons dinamika kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berevolusi," jelasnya. Oleh karena itu, Kemnaker secara konsisten berupaya memperluas jangkauan dan aksesibilitas pelatihan kerja yang selaras dengan tuntutan pasar.
Pemerintah, melalui Kemnaker, bertekad untuk memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang setara untuk mengakses program pelatihan kerja yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga relevan dengan proyeksi kebutuhan industri. "Kami ingin setiap peserta yang lulus dari program ini memiliki bekal yang kuat, siap berkontribusi pada produktivitas dan inovasi di sektor ekonomi masing-masing," imbuh Darmawansyah, menekankan visi jangka panjang program ini.
Bagi calon peserta yang tertarik untuk menjadi bagian dari gelombang ketiga peningkatan kompetensi ini, Darmawansyah menguraikan prosedur pendaftaran yang mudah diakses. Peserta diwajibkan memiliki akun SIAPkerja dan cermat dalam memilih program pelatihan yang paling sesuai dengan minat serta prospek karir mereka. Sebagai nilai tambah, peserta juga diberikan opsi untuk mengisi Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) dan Asesmen Penilaian Diri, yang dapat membantu dalam penempatan yang lebih tepat. Periode pendaftaran akan ditutup pada 9 Juli 2026 pukul 23.59 WIB. Setelah itu, tahap seleksi ketat dan wawancara akan dilangsungkan antara 10 hingga 15 Juli 2026, menjamin hanya talenta terbaik yang akan terpilih.
Editor: Akbar soaks








Tinggalkan komentar