Terungkap! BNI Luncurkan Strategi Jitu Atasi Stunting di Pangalengan: Bukan Sekadar Bantuan, Ini Kunci Masa Depan Generasi Emas!

Terungkap! BNI Luncurkan Strategi Jitu Atasi Stunting di Pangalengan: Bukan Sekadar Bantuan, Ini Kunci Masa Depan Generasi Emas!

55 NEWS – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BNI, kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui inisiatif "Desa Sehat Bebas Stunting". Program strategis ini menyasar empat desa di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yaitu Sukamanah, Banjarsari, Wanasuka, dan Margamukti, sebagai upaya konkret dalam investasi sumber daya manusia sejak dini.

COLLABMEDIANET

Inisiatif yang merupakan bagian integral dari program BNI Berbagi ini dijalankan melalui sinergi erat dengan Pemerintah Kecamatan Pangalengan dan Puskesmas Sukamanah. BNI secara proaktif mendistribusikan dukungan gizi esensial serta edukasi kesehatan komprehensif kepada kelompok masyarakat yang paling rentan. Sasaran utamanya meliputi anak-anak dengan risiko stunting, ibu hamil yang mengalami kondisi kekurangan energi kronis (KEK), hingga remaja putri yang memerlukan perhatian khusus.

Terungkap! BNI Luncurkan Strategi Jitu Atasi Stunting di Pangalengan: Bukan Sekadar Bantuan, Ini Kunci Masa Depan Generasi Emas!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa program "Desa Sehat Bebas Stunting" ini merefleksikan kontribusi nyata perseroan dalam mendukung agenda prioritas nasional, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui intervensi kesehatan dan gizi. "Program ini adalah manifestasi dari komitmen BNI untuk memberikan manfaat yang konkret dan berkelanjutan bagi kemajuan masyarakat, terutama bagi kelompok yang rentan terhadap masalah gizi," tegas Okki, seperti dikutip dari 55tv.co.id.

Dalam implementasinya, BNI menyediakan Paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan untuk 65 anak yang teridentifikasi berisiko stunting. Bantuan nutrisi vital ini akan disalurkan selama 52 hari berturut-turut. Selain itu, perseroan juga mendistribusikan Paket Nutrisi khusus bagi 12 ibu hamil yang terdiagnosis dengan kondisi KEK, yang akan diberikan selama 60 hari tanpa henti.

Program ini juga menggarisbawahi pentingnya pencegahan dini dengan memberikan asupan nutrisi dan tablet tambah darah kepada 50 remaja putri. Langkah ini krusial sebagai upaya preventif stunting sejak usia muda. Seluruh rangkaian intervensi gizi dan kesehatan ini direncanakan berlangsung selama tiga bulan penuh, didukung oleh pendampingan intensif dan pemantauan berkala guna memastikan efektivitas serta dampak positif program secara optimal.

Okki lebih lanjut menguraikan bahwa penanganan stunting merupakan salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sedini mungkin, mengingat kondisi ini dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, serta berimplikasi jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Investasi dalam kesehatan gizi anak adalah fondasi untuk membangun generasi yang lebih produktif dan berdaya saing.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar