55 NEWS – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengumumkan adanya kendala serius dalam pasokan gas yang disalurkan pada Agustus 2025. Penurunan volume gas dari pemasok utama atau Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) hulu migas ini berimbas langsung pada operasional sebagian pelanggan PGN di wilayah Jawa Barat.

Related Post
Fajriyah Usman, Corporate Secretary PGN, menjelaskan bahwa situasi ini dipicu oleh pemeliharaan operasional tak terencana (unplanned) di beberapa fasilitas pemasok gas. Selain itu, realisasi rencana penambahan pasokan gas masih dalam proses, memperparah defisit yang terjadi.

"Kami menghadapi tantangan akibat pemeliharaan yang tidak terduga dan keterlambatan realisasi tambahan pasokan," ujar Fajriyah di Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Menyadari bahwa PGN belum menerima tambahan kargo LNG domestik untuk periode Agustus 2025 sebagai solusi alternatif, perusahaan telah mengimbau pelanggan terdampak untuk melakukan penyesuaian penggunaan gas. Bagi pelanggan yang memiliki sistem dual fuel, PGN menyarankan untuk mempersiapkan bahan bakar alternatif sebagai pengganti sementara.
PGN menyatakan tengah berkoordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk mempercepat perolehan tambahan alokasi pasokan, termasuk LNG. Tujuannya adalah agar pasokan dapat segera dipulihkan dan disalurkan kembali kepada pelanggan secepat mungkin.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan menyadari dampak signifikan kondisi ini terhadap kelancaran operasional pelanggan," lanjut Fajriyah.
PGN berjanji akan terus memberikan informasi terkini secara berkala melalui saluran komunikasi resmi perusahaan. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan pemulihan pasokan dan layanan dapat segera terwujud. Industri di Jawa Barat kini harap-harap cemas menanti kepastian pasokan gas dari PGN.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar