55 NEWS – Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) bergerak cepat mengatasi dampak bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, didampingi Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, terjun langsung meninjau kondisi terkini dan memastikan pemulihan layanan energi di wilayah terdampak, khususnya di Sibolga, pada Selasa (2/12).

Related Post
Dalam kunjungannya, Bahlil dan jajaran Pertamina meninjau operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), lokasi pengungsian, penyaluran bantuan logistik, serta infrastruktur energi. Tujuannya adalah memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap energi di tengah situasi darurat.

Bahlil menegaskan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) secara umum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, ia mengakui bahwa akses distribusi di beberapa wilayah masih terhambat akibat kerusakan infrastruktur jalan. Untuk mengatasi kendala ini, pemerintah dan Pertamina mengambil langkah-langkah percepatan, termasuk memanfaatkan jalur distribusi laut dan udara.
"Mobilisasi ke daerah-daerah yang terisolasi akibat jalan dan jembatan putus menjadi tantangan utama. Namun, kami berupaya menggunakan berbagai cara, termasuk pesawat dan rakit, seperti yang kami lakukan di Bireuen, Aceh," ujar Bahlil di Jakarta, Jumat (5/12/2025).
Lebih lanjut, Bahlil menginstruksikan agar SPBU di wilayah terdampak bencana memperpanjang jam operasional, bahkan beroperasi 24 jam jika diperlukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat, serta mendukung kelancaran pergerakan alat berat, ambulans, logistik, dan proses evakuasi.
Pertamina terus berupaya mempercepat pemulihan layanan energi dengan menyalurkan BBM untuk operasional alat berat pembuka akses jalan, LPG untuk dapur umum, serta Avtur untuk pesawat logistik dan evakuasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Selain itu, Pertamina mengoperasikan pesawat perintis untuk mendistribusikan BBM ke wilayah yang masih terisolasi, seperti Bener Meriah dan Aceh Tengah. Dengan upaya ini, diharapkan pemulihan energi di wilayah terdampak dapat segera teratasi dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar