55 NEWS – Jakarta – Sebuah babak baru yang krusial telah dimulai bagi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Pada Kamis, 8 Januari 2026, Sukatmo Padmosukarso secara resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif LPEI. Pelantikan yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Rionald Silaban, ini menandai lebih dari sekadar rotasi kepemimpinan rutin; ia adalah penanda dimulainya misi besar transformasi yang diamanatkan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Tujuan utamanya: menjadikan LPEI motor penggerak ekspor nasional yang lebih bersih, efisien, dan berdampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi.

Related Post
Dalam seremoni pelantikan tersebut, Doddy Rahadi juga turut dilantik sebagai Anggota Dewan Direktur LPEI, melengkapi formasi kepemimpinan baru yang diharapkan membawa angin segar dan inovasi bagi lembaga yang memiliki peran vital dalam ekosistem ekspor Indonesia ini.

Menteri Purbaya Yudhi Sadewa, dalam pernyataannya, menegaskan bahwa perubahan kepemimpinan di LPEI ini merupakan langkah strategis yang fundamental dan bukan sekadar rutinitas birokrasi. "Pelantikan pejabat baru di lingkungan LPEI ini harus digunakan sebagai momentum untuk membenahi LPEI dari hulu hingga ke hilir," tegas Purbaya, sebagaimana dikutip dari 55tv.co.id. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen kuat pemerintah untuk melakukan perbaikan menyeluruh dan sistematis, memastikan tata kelola yang lebih baik dan kinerja yang optimal.
Lebih lanjut, Purbaya mengingatkan jajaran direksi baru akan urgensi reposisi mandat LPEI. Lembaga ini tidak hanya diharapkan berfungsi sebagai penyedia pembiayaan semata, tetapi juga harus bertransformasi menjadi katalisator utama dalam mendorong ekspor Indonesia ke level yang lebih tinggi dan berdaya saing global. "Dukungan LPEI harus strategis dan berdampak untuk mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional," imbuhnya, menekankan peran krusial LPEI dalam peta jalan ekonomi makro Indonesia.
Di bawah kepemimpinan Sukatmo, arah kebijakan LPEI diproyeksikan akan lebih terfokus pada sektor-sektor yang mampu menciptakan nilai tambah domestik yang signifikan. Beberapa sektor prioritas yang menjadi sorotan utama meliputi industri manufaktur, agroindustri, dan ekonomi hijau. Fokus strategis ini diharapkan mampu mendorong diversifikasi ekspor, memperkuat struktur industri dalam negeri, dan meningkatkan daya saing produk-produk Indonesia di pasar global.
Langkah strategis ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran LPEI dalam mendukung visi pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, dengan ekspor sebagai salah satu pilar utamanya. Dengan kepemimpinan baru dan mandat yang diperbarui, LPEI diharapkan mampu menjadi instrumen efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan memanfaatkan peluang yang ada untuk kemajuan bangsa.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar