Harga Pangan Fluktuatif Daging Melambung Tinggi

Harga Pangan Fluktuatif Daging Melambung Tinggi

55tv.co.id – Kondisi pasar pangan nasional menunjukkan dinamika yang cukup signifikan pada perdagangan hari ini, Kamis (24/9/2026). Berdasarkan pantauan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, terjadi pergerakan harga yang cukup kontras antar komoditas. Sejumlah bahan pokok yang menjadi kebutuhan utama masyarakat mengalami tren kenaikan, sementara beberapa komoditas lainnya justru menunjukkan tren penurunan.

COLLABMEDIANET

Salah satu yang paling mencolok adalah lonjakan harga daging. Komoditas daging kualitas I kini menyentuh angka Rp152.650 per kilogram. Kenaikan tipis namun berdampak pada daya beli ini menjadi perhatian bagi para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Selain daging, kelompok komoditas beras juga tidak luput dari tekanan harga.

Harga Pangan Fluktuatif Daging Melambung Tinggi
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Data menunjukkan bahwa beras kualitas bawah I mengalami kenaikan cukup tajam sebesar 4,03 persen, sehingga kini dibanderol dengan harga Rp15.500 per kilogram. Tren serupa juga terlihat pada beras kualitas bawah II yang merangkak naik 0,34 persen ke angka Rp14.750 per kilogram. Tak berhenti di situ, beras kualitas II juga mencatatkan kenaikan sebesar 1,47 persen dengan harga mencapai Rp145.150 per kilogram.

Kenaikan harga juga merambah ke sektor bumbu dapur dan bahan pelengkap lainnya. Gula pasir lokal terpantau naik tipis 0,79 persen menjadi Rp19.250 per kilogram. Sementara itu, sektor minyak goreng juga mengalami penyesuaian harga. Minyak goreng curah naik sebesar 1,47 persen menjadi Rp20.700 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II mengalami kenaikan 0,43 persen ke posisi Rp23.600 per kilogram.

Namun, di tengah tren kenaikan harga bahan pokok tersebut, masyarakat masih bisa sedikit bernapas lega karena adanya penurunan harga pada beberapa komoditas tertentu. Bawang merah, misalnya, mengalami penurunan harga sebesar 0,4 persen sehingga kini berada di level Rp37.100 per kilogram. Hal senada juga terjadi pada bawang putih yang harganya turun 0,51 persen menjadi Rp38.900 per kilogram.

Menariknya, meski harga beras kualitas bawah mengalami kenaikan, beras kualitas medium I justru menunjukkan arah yang berbeda. Komoditas beras medium I ini terpantau mengalami penurunan harga sebesar 0,9 persen, yang kini berada di angka Rp16.450 per kilogram.

Fluktuasi harga ini menunjukkan adanya ketidakpastian pasokan atau perubahan permintaan di tingkat pasar. Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam mengatur belanja dapur harian, mengingat harga daging dan beras kualitas tertentu sedang berada dalam tren meningkat. Pemantauan secara berkala terhadap harga pangan sangat penting dilakukan agar perencanaan konsumsi rumah tangga tetap terjaga di tengah kondisi pasar yang dinamis ini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar